Sabtu, 23 Jun 2018
baliexpress
icon featured
Politik

Kalah Survei LSI, Sudikerta tetap Akan Maju Jadi Cagub

Kamis, 14 Dec 2017 08:00 | editor : I Putu Suyatra

Kalah Survei LSI, Sudikerta tetap Akan Maju Jadi Cagub

Ketua DPD Partai Golkar Bali, Ketut Sudikerta (DOK. BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Kalah dalam survei yang dilakukan LSI tidak membuat Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta mundur. Dia tetap memastikan akan maju sebagai calon gubernur pada Pilgub Bali 2018. Hal itu disampaikan saat dihubungi, Rabu (13/12).

Sudikerta tidak bisa banyak dikonfirmasi, lantaran masih sedang rapat dengan internal DPP Golkar di Jakarta. Namun jawabannya tegas, yaitu menyatakan tetap pada pendirianya sebelumnya. Yaitu tetap menjadi Cagub tidak mau menjadi Cawagub.

“Saya tegaskan, saya tetap Cagub. Saya tetap akan maju menjadi Calon Gubernur, itu sudah menjadi kebulatan tekad saya. Untuk melanjutkan program Bali Mandara,” tegas Sudikerta.

Dia mengatakan, bahwa apa pun nanti yang terjadi dirinya tetap maju sebagai calon Gubernur. “Saya memastikan Golkar siap mengusung sendiri. Jadi dalam kondisi apa pun saya siap untuk maju sebagai calon Gubernur Bali,” ujarnya.

Melihat kondisi itu, salah satu pendiri Partai Golkar, Ida Cokorda Pemecutan meminta kepada Sudikerta tidak menyerah dan mau digiring sebagai calon wakil gubernur. Bagi Cokorda dengan kiprah Sudikerta hampir sepuluh tahun Wakil Bupati Badung dan 4 tahun Wakil Gubernur Bali, jelas memiliki popularitas dan elektabilitas yang lebih.

“Coba bayangkan sekup kerja Sudikerta kan sudah seluruh Bali sebagai Calon Wakil Gubernur. Sangat aneh jika tingkat elektabilitas dan popularitasnya kalah ketimbang Rai Mantra,” kata Cok Pemecutan.

Panglingsir Puri Pemecutan ini mengatakan,Sudikerta mesti teguh dan kuat membawa prinsip. Bahkan menurut Mantan Ketua DPRD Badung di umur 26 tahun selama tiga periode ini mengatakan bahwa, jangan mudah percaya manuver- manuver politik partai lain termasuk juga kader Golkar di internal yang malah memihak ke kubu lain.

“Teguh membawa sikap, kuat membawa prisip. Jangan malah larut dengan manuver partai lain, dan jangan mau ikut permainan kader Golkar yang memihak partai lain,” tegas Cok Pemecutan.

Bahkan Cok Pemecutan mengatakan, jangan sampai malah Sudikerta percaya dengan dukun – dukun palsu. “Jangan percaya dengan dukun palsu. Yang janji - janji bawa angin surga, malah ingin menjebak. Mending yakin pada diri sendiri, mereka yang mengarahkan untuk jadi Cawagub itu dukun palsu,” sambung Cok Pemecutan.

Cok Pemecutan mengatakan, mending fokus untuk menjadi Cagub. Jika memang tidak ada partai koalisi, Golkar mampu mengusung sendiri. Tinggal dicarikan Cawagub dari kader atau non kader. Kemudian segera lakukan deklarasi pasangan calon, selanjutnya mulai melakukan sosialisasi. “Mesti ada keyakinan dalam diri, percaya diri dan tidak percaya diri berbelebihan agar tetap waspada,” harap Cok Pemecutan.

Selain itu, Sudikerta juga mesti menjaga marwah partai Golkar. Menjaga martabat Partai Golkar. Karena jika sampai mengalah menjadi Cawagub, jelas akan merugikan kehormatan Partai Golkar. Bagaiamana tidak rugi Sudikerta sudah memegang rekomendasi DPP Partai Golkar menjadi Cagub, kemudian sudah melakukan deklarasi, sudah mendapatkan dukungan dari jajaran struktur terbawah, DPD II, DPD I Golkar Bali hingga DPP malah tidak dijalankan.

“Kalau sampai mau jadi nomor dua, itu sama dengan mencoreng kehormatan partai. Sudah deklarasi, sudah pegang rekomendasi, dukungan penuh secara bulat dari struktur partai terbawah sampai DPP mendukung SGB (Sudikerta Gubernur Bali) menjadi Gubernur Bali,” tandasnya.

Tak hanya itu, Sudikerta juga sudah melakukan sosialisasi sekitar 4 tahun bahwa dirinya akan menjadi Gubernur Bali kedepan. Masyarakat sudah kenal dan dukungan sudah kuat.

“Kalau saya mending harga diri yang dipertahankan dalam politik. Karena akan menjadi catatan sejarah kedepan, dan jika malah mau menjadi Calon Wakil Gubernur mending jangan maju, mending mundur jangan maju jadi Gubernur dan Calon Wakil Gubernur. Berikan kesempatan lain bagi kader Golkar yang lain,” pungkasnya. 

(bx/art/gus /yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia