Selasa, 19 Jun 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Adik Ipar Artis Kerap Pesta Narkoba di Vila, Ada Banyak Senjata Api

Rabu, 13 Jun 2018 09:09 | editor : I Putu Suyatra

Adik Ipar Artis Kerap Pesta Narkoba di Vila, Ada Banyak Senjata Api

SIMPAN SENPI: Tersangka Hamad Saleh Hilabi ditahan di Mapolsek Kuta kemarin. Dan Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya memberikan penjelasan kepada wartawan. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR –Ipar dari artis Dina Lorenza yang bernama Hamad Saleh Hilabi, 41, kini mendekam di Mapolsek Kuta karena diciduk oleh petugas saat tengah pesta ganja di Vila Lava 7 Jalan Dewi Sri III Kuta pada Senin (11/6) pukul 10.00 yang ditinggalinya hampir 4 tahun tersebut. Selain itu petugas juga mengamankan senjata tajam dan senjata api berbagai jenis.

Berawal dari info yang diterima oleh pihak kepolisian pada Jumat (8/6) lalu bahwa di TKP kerap digunakan untuk pesta narkoba oleh Hamad. Kemudian setelah diselidiki akhirnya Hamad berhasil diamankan dan digiring je Mapolsek Kuta.

Beberapa senjata api yang ditemukan saat penggeledahan diantaranya tiga senjata api merek Glock 17 dengan 3 magazine, dua senjata  pendek, satu senjata laras panjang, senjata peluru karet, 2 magazine, CZ Shadow 2, juga ratusan peluru karet dan tajam. Selain itu petugas juga mengamankan barang bukti yang diduga kuat narkoba.

Dari keterangan yang diberikan oleh Kapolsek Kuta Kompol I Nyoman Wirajaya bahwa yang bersangkutan mengakui sebagai pemakai. "Kami kaget saat melakukan penggeledahan karena banyak barang. Senjata api yang kami dapatkan ada tiga jenis, dan juga peluru ada jenis peluru karet, peluru tajam termasuk peluru - peluru yang lain banyak berbagai merek," jelasnya Selasa kemarin (12/6).

Sedangkan untuk temuan yang diduga kuat narkoba yaitu berupa serbuk putih yang ada di plastik klip, lintingan dan tembakau. "Juga mendapatkan beberapa jenis yang indikasinya itu jenis narkotika. Berupa serbuk putih, lintingan dan jenis tembakau. Saya takutkan tembakau ini adalah jenis gorila, sehingga kami amankan. Kemungkinan itu ganja tapi kami belum berani memastikan karena masih dalam proses pendalaman. Kami akan melaksanakan besok tes urine sama uji forensik tentang kandungan zat apa yang ada barang tersebut," jelasnya.

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan Persatuan Menembak dan Berburu Indonesia (Perbakin) di Bali, tentang legalitas dan keabsahan senjata api yang dimiliki Hamad. "Kalau izinnya ada, tapi kami perlu kroscek apa masih berlaku dan lainnya. Dia jua mengakui kalau pemakai tetapi kami belum periksa secara intensif," tandasnya.

(bx/afi/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia