Senin, 25 Jun 2018
baliexpress
icon featured
Bali

Diduga Jual Narkoba, Tenaga Kontrak di Klungkung Dibekuk

Kamis, 14 Jun 2018 10:54 | editor : I Putu Suyatra

Diduga Jual Narkoba, Tenaga Kontrak di Klungkung Dibekuk

TAK BERKUTIK : Tersangka PAG, 20, pegawai kontrak salah satu dinas yang diduga pengedar dan pemakai sabu-sabu saat digelandang polisi kemarin (12/6). (I MADE MERTAWAN/BALI EXPRESS)

BALI EXPRESS, SEMARAPURA - Satresnarkoba Polres Klungkung menangkap seorang tenaga kontrak Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Klungkung berinisial PAG, 20. Pemuda asal Desa Akah, Klungkung itu diciduk Jumat (8/6) lalu, diduga terlibat peredaran narkotika jenis sabu-sabu.

Kepada wartawan, PAG mengaku menjalankan bisnis sabu-sabu akibat faktor ekonomi. Pendapatan sebagai tenaga kontrak dirasa kurang untuk memenuhi kehidupan sehari-harinya. Hanya saja, Tu Adi mengaku pemain baru dalam bisnis sabu-sabu. “Belum dapat menjual,” katanya saat dirilis di Mapolres Klungkung, Rabu (13/6) kemarin.

Kristal bening yang kini menjadi barang bukti itu didapat dari rekannya asal Tabanan yang bekerja di Nusa Dua, Badung. Selain diduga pengedar, tersangka juga seorang pemakai. Atas perbuatannya, tersangka dijerat Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) dan 127 ayat (1) huruf a Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Wakapolres Klungkung Kompol Heri Supriawan mengungkapkan, tersangka ditangkap hendak transaksi di pinggir jalan raya Desa Selat, Klungkung pada Jumat lalu sekitar pukul 00.20. Saat itu polisi mengamankan barang bukti satu paket sabu-sabu siap jual. “Setelah ditangkap itu, selanjutnya dilakukan penggeledahan di rumahnya,”  ujar Supriawan didampingi Kasatresnarkoba AKP I Gusti Ngurah Yudistira dan Kasubag Humas Polres Klungkung AKP I Putu Gede Ardana.

Hasil penggeledahan di rumah tersangka, polisi juga mengamankan satu paket sabu-sabu di laci almari, serta empat paket di saku celananya. Secara keseluruhan, sabu-sabu yang diamankan polisi seberat 0,15 netto.  Selain itu, turut diamankan pula alat hisap yang mengindikasikan tersangka juga pemakai.   

Berdasarkan hasil pengembangan polisi, tersangka diduga kuat pengedarkan sabu-sabu di seputaran Desa Akah. Sehingga diduga masih ada pemakai sabu-sabu di wilayah itu. “Kasusnya masih kami kembangkan,” terang Supriawan.

(bx/wan/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia