Kamis, 21 Jun 2018
baliexpress
icon featured
Bali Under The Moon

Runner Up Teruni Bali 2016 Ini Jajal Bisnis Florist

Kamis, 14 Jun 2018 12:43 | editor : I Putu Suyatra

Runner Up Teruni Bali 2016 Ini Jajal Bisnis Florist

BISNIS: Dara cantik satu ini memiliki talenta dalam berbisnis. Bahkan saat ini fokus dalam bisnis florist. (ISTIMEWA)

BALI EXPRESS, DENPASAR - Sosok Nadia Ferina Ananda Agung saat ini tengah menjalani profesi baru pasca statusnya menyandang sebagai runer up Teruni Bali 2016. Ditemui di Ruang Kopi Cafe, Minggu lalu (10/6), selain disibukan dengan rutinitas kampus, perempuan berdarah Jember ini juga menjalani bisnisnya dibidang florist. Usaha yang dia tekuni sejak 2016 tersebut ia rintis sendiri.

"Awalnya sih sebagai reseller, lalu setelahnya aku jalankan sendiri mulai dari membeli bahan hingga merangkai dan kadang mengirimnya sendiri,"ucap perempuan penghobby travelling ini.

Usaha yang dia namau ‘La Doux’ itu pun telah dikenal hingga ke luar Bali, tak jarang pemesannya pun harus rela antri untuk mendapatkannya. "Ya paling banyak sih untuk saat ini acara wedding dan pemesan lebih banyak dari luar Bali,"paparnya. Ditanya tentang proses penjualannya, Nadia begitu akrab disapa, mengaku memanfaatkan media sosial sebagai base untuk memasarkan produknya. "Saat ini sudah sangat mudah hampir semua serba online, namun aku juga tidak melupakan strategi pemasaran offlinenya,"jelas wanita yang mengaku tengah menjomblo ini.

Lebih lanjut, dia menerangkan jika produknya menggunakan kwalitas terbaik meski tak dipungkiri jika hal tersebut juga berpengaruh pada harga. "Bunga itu ada banyak jenis dan kwalitasnya, kalau aku lebih mengutamakan kwalitas bukan asal laku saja sebab kepuasan pelanggan itu hal terpenting,"katanya lagi. Selain itu, jenis bunga dan tingkat kerumitan saat merangkai juga menjadi dasar lain untuk menentukan harga. Dia juga mengaku kelihaiannya dalam merangkai bunga didapa dari hasil belajar sendiri. "Saat jadi reseller, yang aku dapat sering tidak sesuai dengan harapan lalu dari sanalah aku belajar sendiri dengan memanfaatkan teknologi seperti youtube dan google,"pungkas perempuan yang juga seorang model ini.

Ditanya tentang sejarah dirinya memilih florist sebagai jalur bisnisnya, perempuan dengan rambut sebahu ini menjawabnya dengan cukup unik. "Sejak dulu aku pacaran, pacarku tak ada yang mengasi bunga makanya aku pilih jualan bungan,"ucapnya tegas. Terkait peluang usaha, dia mengakui bahwa florist memiliki peluang cukup bagus terlebih di Bali. "Bali ini sebagai salah satu tujuan untuk melangsungkan pernikahan, jadi kembali kediri sendiri jika mau menekuni dan kreatif semua akan berjalan sesuai rencana,"tutupnya.

(bx/vir/yes/JPR)

 TOP
 
 
 
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia