JawaPos Radar

Bagaimana Kabar AKBP Hartono? Polda Metro: Yang Penting Kita Proses

05/08/2018, 18:15 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
AKBP Hartono
AKBP Hartono resmi ditahan di Rutan Polda Metro Jaya. (Istimewa for JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Polda Metro Jaya masih irit bicara terkait kasus AKBP Hartono yang kedapatan membawa narkoba di Bandara Soekarno Hatta, Tanggerang, Banten, Jawa Barat pada Sabtu (28/7) lalu. Terutama terkait perkembangan penyidikan terhadap mantan Wakil Direktur Reserse Narkoba Polda Kalimantan Barat itu.

Ketika ditanya terkait jaringan AKBP Hartono dalam mendapatkan narkoba tersebut, belum ada kejelasan dari Polda Metro."Sudah itu, yang penting nanti kalau berkas sudah jadi, saya sampaikan. Yang penting kita proses, intinya seperti itu," tegas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Argo Yuwono saat ditemui di kantornya, Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (5/8).

Begitu pula ketika ditanya apakah akan ada penangguhan penanganan terhadap AKBP Hartono selama diperiksa, Argo tidak ingin berandai-andai. "Jangan berandai-andai itu saja, bagaimana perkembangannya kan masih ditahan di sini," ucap Argo.

Namun pihaknya menegaskan bahwa AKBP Hartono menjalani proses etik dan hukum. "Intinya kita proses, kita proses pidana dan Propam kode etik," imbuhnya.

AKBP Hartono pun kini menjadi tahanan sementara di Polda Metro Jaya. "Sudah ditahan," pungkas Argo.

Seperti diberitakan sebelumnya, usai ditangkap petugas Avsec Bandara Internasional Soekarno-Hatta karena membawa sabu-sabu, AKBP Hartono menjalani pemeriksaan.

Namun dari keterangan yang didapatkan pihak Polda Kalimantan Barat (Kalbar) terhadap wakil direktur narkoba itu membawa sabu-sabu tanpa prosedur yang benar. Apalagi penangkapan itu terjadi di Jakarta.

Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Nanang Purnomo menyatakan, Kepolisian Daerah Kalimantan Barat membenarkan adanya informasi penangkapan atas Hartono oleh pihak keamanan Bandara Soekarno-Hatta. Lantas, apa yang dilakukan di Jakarta?

Menurut Nanang, Hartono diketahui membawa barang bukti narkoba berupa sabu-sabu dari Polda Kalbar ke Jakarta. Namun, dia tidak menggunakan prosedur yang benar.

Keberadaan Hartono di Jakarta pun tidak dalam menjalankan tugas. Bahkan, yang bersangkutan ditengarai tidak memiliki izin. "Menurut keterangan, dia (AKBP Hartono, Red) ke Jakarta dalam rangka menjalankan tugas, tetapi sebenarnya tidak, dan tanpa izin," kata Nanang, Sabtu (4/8).

Dari hasil pemeriksaan sementara, Hartono beralasan membawa barang bukti yang akan diuji di laboratorium di Jakarta, tetapi tanpa adanya surat tugas. "Katanya untuk dilakukan uji laboratorium, tetapi tanpa prosedural. Sehingga tidak bisa mempertanggungjawabkan terkait sabu-sabu yang dibawa dan sekarang diperiksa di Mabes Polri," paparnya.

Menurut Nanang, sebelum melakukan uji laboratorium di Jakarta, Hartono akan terbang ke Kendari, Sulawesi Tenggara. "Dia mau melakukan uji laboratorium hari ini (Senin kemarin, Red). Karena berangkat Jumat (27/7), dia menyempatkan diri ke rumah keluarganya di Kendari," tutur dia.

Di sisi lain, Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menyatakan, Hartono akan menghadapi sidang kode etik sekaligus proses pidana. "Kapolri secara langsung memerintahkan pencopotan," ungkapnya.

Untuk sidang kode etik, Hartono menghadapi ancaman pemecatan. Terkait proses hukumnya, tentu saja hotel prodeo sudah menanti. "Jadi berlipat hukumannya untuk anggota Polri," jelas Setyo.

(dna/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up