JawaPos Radar

Damai, Telkomsel Akhirnya Kembalikan Uang Kelebihan Tagihan Pelanggan

09/08/2018, 22:06 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Telkomsel
MEMBENGKAK: Arif Daryanto salah seorang pelanggan provider Telkomsel menunjukkan bukti pembayaran tagihan, Rabu (8/8). (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Permasalahan antara pelanggan provider Telkomsel Solo Arief Daryanto akhirnya terselesaikan. Pihak Telkomsel mengakui adanya kelebihan dan siap untuk mengembalikannya dalam tempo satu bulan ke depan. Penyelesaian permasalahan dilakukan di gerai Grapari Telkomsel Solo, di Jalan Slamet Riyadi, Kamis (9/8). 

Arief datang ke Grapari dan bertemu langsung dengan pimpinan cabang Grapari. Dalam pertemuan tersebut akhirnya disepakati bahwa pihak Telkomsel bersedia mengembalikan kelebihan tagihan Arief dalam bentuk uang.

Akan tetapi, pengembalian uang tersebut membutuhkan tempo selama satu bulan. "Sudah ada kesepakatan restitusi uang kelebihan dalam sebulan," terang Arief usai bertemu dengan perwakilan Telkomsel di Solo. 

Arief pun sudah legawa dengan besaran uang tagihan yang masuk ke Telkomsel. Meskipun nilai uang tersebut mengalami perubahan dari hari sebelumnya. Jika hari sebelumnya Arief diberitahu oleh pihak Telkomsel uang kelebihannya mencapai Rp 5,3 juta, hari ini uang kelebihannya menjadi Rp 4,9 juta saja.

Menurutnya, yang terpenting adalah uang kelebihan dari tagihan kartu pascabayarnya tersebut bisa kembali. "Yang terpenting uang kelebihan ini bisa dikembalikan. Ini menunggu realisasi restitusi dari Telkomsel," ungkapnya. 

Kesepakatan ini ditandai dengan perjanjian restitusi yang ditandatangani oleh kedua belah pihak. Arief berharap kasus yang menimpa dirinya tersebut tidak akan terulang lagi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Arief Daryanto merasa dirugikan oleh provider Telkomsel. Hal ini lantaran tagihan kartu pascabayarnya membengkak hingga dua kali lipat lebih. Dan setelah ditelusuri ternyata Arief tidak hanya membayar tagihan miliknya, melainkan  membayar tagihan milik orang lain yang tidak dikenalnya. 

Kelebihan tagihan tersebut bahkan mencapai nilai lebih dari Rp 5 juta karena kelebihan tagihan ini ternyata sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu.

(apl/ce1/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up