JawaPos Radar

Melihat Kemesraan Capres dan Cawapres di Pasar Gede Solo

10/08/2018, 17:40 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Pilpres 2019
MESRA: Empat pengayuh becak di Solo mengenakan topeng Capres dan Cawapres 2019 di Pasar Gede, Solo, Jumat (10/8) (Ari Purnomo/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Calon Presiden (Capres) dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) untuk Pemilu 2019 sudah melakukan deklarasi. Ada Joko Widodo (Jokowi) berpasangan dengan KH. Ma'ruf Amin. Di kubu lainnya ada Prabowo Subianto berpasangan dengan Sandiaga Uno.

Usai melakukan deklarasi, tiba-tiba kedua Paslon itu 'berkunjung' ke Solo, tepatnya di Pasar Gede. Tidak sekadar berkunjung saja. Mereka bahkan terlihat begitu mesranya. 

Saling berangkulan dan bergandengan tangan. Pemandangan tidak biasa ini jelas membuat warga yang melintas penasaran. Banyak yang kemudian mengurangi kecepatan kendaraannya sekadar untuk memastikan apa yang dilihatnya.

Pilpres 2019
Apa yang dilakukan para pengayuh becak tersebut tidak lain adalah sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menyambut Pilpres 2019 mendatang. (Ari Purnomo/JawaPos.com)

Beberapa warga bahkan terlihat tertawa geli saat melihat kemesraan pasangan tersebut. Karena tidak biasanya antara lawan saling mengumbar senyum dan kemesraan. Tidak sedikit pula yang menyempatkan untuk berswafoto dengan para calon pemimpin negara itu. 

Tetapi, apa yang dilihat para warga itu bukanlah sosok pasangan Capres dan Cawapres sebenarnya. Mereka tidak lain adalah para pengayuh becak yang biasa mangkal di kawasan Pasar Gede. Para pengayuh becak itu kemudian menggunakan topeng dengan wajah keempat sosok tersebut.

Inilah yang membuat suasana menarik. Sehingga, tidak sedikit masyarakat yang mengira bahwa keempat orang itu adalah Capres dan Cawapres asli. 

Apa yang dilakukan para pengayuh becak tersebut tidak lain adalah sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam menyambut Pilpres 2019 mendatang. Selain itu, kegiatan tersebut ditujukan untuk menyampaikan pesan bahwa perbedaan pilihan bukan berarti tidak bisa mesra dan beriringan.

Salah satu perwakilan pengayuh becak, Danu Supriyanto, mengungkapkan bahwa apa yang dilakukannya tersebut tidak berkaitan dengan politik partai tertentu. Melainkan, sebatas sebagai harapan agar siapa pun nanti yang akan memenangi Pilpres 2019 mendatang bisa semakin mensejahterakan rakyat kecil. Tidak terkecuali oleh para pengayuh becak di Solo. 

"Kami menginginkan agar nanti yang menjadi Presiden bisa lebih mensejahterakan rakyat kecil dan mengemban amanah yang sebaik-baiknya," ucapnya.

Danu menambahkan, selama ini kondisi para pengayuh becak masih belum sejahtera. Maka dari itu, dirinya mewakili pengayuh becak lainnya berharap agar apa yang diinginkannya tersebut bisa diwujudkan oleh presiden Indonesia nantinya. 

"Pemimpin harus peka terhadap kondisi rakyatnya. Dan saya ingin agar kebijakan yang diambil nantinya berpihak terhadap rakyat kecil," tandasnya.

(apl/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up