JawaPos Radar

Sandiaga Uno Mundur dari Jabatan

Nur Asia Uno Sedih dan Peluk Erat Istri Anies Baswedan

10/08/2018, 18:15 WIB | Editor: Bintang Pradewo
Nur Asia Uno Sedih dan Peluk Erat Istri Anies Baswedan
Istri calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno, Nur Asia Uno memberi pelukan perpisahan kepada istri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Fery Farhati Ganis di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/8). (Yesika Dinta/ JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Istri calon wakil presiden (cawapres) Sandiaga Uno, Nur Asia Uno memberi pelukan perpisahan kepada istri Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Fery Farhati Ganis di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (10/8).

Pantauan JawaPos.com, pertemuan mereka terjadi usai Sandi menyerahkan surat pengunduran dirinya sebagai wakil gubernur. Keduanya menghadiri satu acara di Balai Agung, Balai Kota. Ketika sama-sama menuruni tangga, Nur dan Fery spontan berpelukan.

Pelukan mereka begitu erat dalam waktu yang cukup lama. Terlihat sesekali keduanya berbisik namun tak terdengar awak media yang berada di dekatnya.

Nur terlihat berkaca-kaca saat melepaskan pelukannya. Dia kemudian melambaikan tangan ke Fery dan bergegas keluar gedung Balai Kota lalu masuk ke dalam mobilnya.

Tak seramah biasanya, dia menolak untuk menjawab pertanyaan yang dilontarkan para pewarta. Namun setelah dipanggil berulang kali, istri mantan Wakil Dewan Pembina Partai Gerindra itu perlahan menurunkan kaca.

“Maaf saya lagi sedih jadi nggak bisa, soalnya ini kan perasaannya masih belum bisa,” ujar Mpok Nur, sapaan akrabnya.

Dari balik kaca mobilnya, dia memohon kepada masyarakat mendoakan agar sang suami yang kini berjuang untuk menjadi orang nomor dua di Indonesia itu diberikan kekuatan.

“Doain ya semuanya, mudah-mudahan bapak (Sandi) dikuatkan, mudah-mudahan Indonesia bisa lebih baik, itu yang saya mau ya. Indonesia sejahtera, mohon doanya semua ya supaya kuat,” tuturnya.

Sebelumnya, Sandi menghampiri Anies ke ruang kerjanya untuk menyerahkan surat pernyataan mengundurkan diri sebagai wakil gubernur terhitung pada 9 Agustus 2018. Sebab, dirinya telah yakin untuk mendampingi Prabowo Subianto pada Pilpres 2019.

“Dengan pencalonan saya sebagai calon wapres 2019-2024. Saya lampirkan juga surat pengantar kepada gubernur dan saya mohon kebijakan bapak gubernur untuk menindaklanjuti permohonan saya ini sesuai dengan ketentuan peraturan undang undangan yang berlaku,” kata Sandi di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (10/8).

Surat pengunduran diri Sandi akan segera diserahkan ke pihak DPRD DKI Jakarta, kemudian dikirim ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) agar dikabarkan pada Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang tak lain adalah pesaingnya. 

(yes/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up