JawaPos Radar

Kasus Pembunuhan SPG Semarang

Polisi Kantongi Ciri Korban yang Dihabisi Pembunuh Ferin pada 2011

10/08/2018, 06:05 WIB | Editor: Sari Hardiyanto
Kasus Pembunuhan SPG Asal Semarang
ILUSTRASI: Kepolisian Resor Blora telah mengantongi ciri-ciri korban pelaku pembunuhan Kristian Ari Wibowo, 30, yang ia habisi pada tahun 2011 silam. (Kokoh Praba/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Kepolisian Resor Blora telah mengantongi ciri-ciri korban pelaku pembunuhan Kristian Ari Wibowo, 30, yang ia habisi pada tahun 2011 silam. Ari, warga Blora, Jawa Tengah itu merupakan tersangka utama kasus tewasnya Sales Promotion Girl (SPG) asal Semarang, Ferin Dian Anjani, 21, yang ditemukan dalam kondisi hangus tak bernyawa di Hutan Jati di Desa Sendang Wates, Blora, Rabu (1/8).

"Ciri-ciri korban tahun 2011 hasil otopsi ada. Kita masih simpan file-filenya," ujar Kapolres Blora AKBP Saptono saat dihubungi, Kamis (9/8).

Korban yang dimaksud sendiri, sesuai penuturan Saptono sebelumnya berdasarkan keterangan pelaku, adalah perempuan warga Wonosobo. Ia dihabisi dengan cara dibakar sebelum ditemukan dalam kondisi hangus di Hutan Jati, wilayah Kecamatan Todanan, Blora.

"Modusnya sama ya, menguasai harta. Awalnya kenalan, bilangnya lewat germo. Ketemuan, terus melihat korbannya punya mobil lalu diajak kencan di hotel lalu dipukul dengan menggunakan barbel," sambungnya.

Untuk mobil korban sendiri, lanjut Saptono, berjenis Toyota Rush. Dan sudah ditarik oleh pihak leasing karena kendaraan tersebut saat berpindah ke tangan Ari, statusnya masih kredit.

"Masih kita selidiki leasingnya yang ngambil. Soalnya ngambilnya di (Pulau) Bali.  Karena habis membunuh, pelaku ini pergi ke Bali. Masih kita dalami keterangannya, karena dia lupa-lupa ingat," cetusnya.

Diberitakan sebelumnya, Ferin Dian Anjani, seorang SPG asal Tembalang, Semarang, ditemukan dalam kondisi hangus terbakar di hutan Hutan Jati di Desa Sendang Wates, Blora, Rabu (1/8) lalu. Sempat tak bisa diidentifikasi lantaran luka bakar yang hampir seratus persen, jasad Ferin akhirnya mampu dikenali keluarganya karena bentuk gigi serta anting korban.

Pelaku, Kristian Ari Wibowo, 35, sendiri diamankan oleh jajaran Polres Blora, Senin (6/8) malam. Ia dibekuk saat berada di rumah kostnya, Perumahan Dolog Blok G Nomor 11 Tlogosari Wetan, Pedurungan, dan mengakui seluruh perbuatan keji yang dilakukannya demi menguasai harta perhiasan milik korban. 

Pada saat pemeriksaan oleh petugas, pelaku juga mengaku pernah melakukan aksi serupa tahun 2011 silam dengan modus yang sama. Akan tetapi, kasus tersebut belum sempat terungkap sampai Ari diciduk awal pekan ini.

(gul/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up