JawaPos Radar

Maruf Amin Cawapres Diklaim Skenario Cak Imin

11/08/2018, 15:02 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Waswin Janata
Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Kabupaten Cirebon Waswin Janata. (Wildan Ibnu Walid/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Rais Am Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Maruf Amin terpilih menjadi bakal calon wakil presiden (cawapres). Hal itu disebutkan tak lepas dari skenario besar Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin.

"Di menit-menit akhir, nama Mahfud MD menguat untuk mendampingi Pak Jokowi. Akan tetapi, PKB menyodorkan nama Kiai Maruf Amin sebagai pertimbangan. Beliau adalah representasi ulama di Indonesia," ujar Ketua Lembaga Pemenangan Pemilu (LPP) DPC PKB Kabupaten Cirebon Waswin Janata kepada JawaPos.com, Sabtu (11/8).

Bahkan nama JOIN yang sempat digelorakan Cak Imin, tidak lain salah satunya merujuk kepada nama Maruf Amin. Namun demikian, Waswin tidak menampik bila Cak Imin pun punya visi menjadi cawapres Jokowi.

Jokowi-Maruf Amin
ILUSTRASI: Jokowi-Maruf Amin. (Dok. JawaPos.com)

Waswin mengatakan, upaya Cak Imin menjadi cawapres Jokowi tak lepas dari mandat dari ulama-ulama pondok pesantren. Karena selama ini kalangan santri sangat merindukan ada sosok ulama yang menjadi pemimpin di negara ini.

"Cak Imin sudah berjuang kepada NU dan pesantren. Meski namanya tak dipilih Pak Jokowi sebagai cawapres. Cak Imin sudah menyodorkan nama Kiai Maruf Amin," paparnya.

Hingga kini, sekretariat JOIN di Cirebon masih ada. PKB Kabupaten Cirebon pun siap mendukung penuh pasangan Jokowi dan KH. Maruf Amin. JOIN tetap eksis sebagai sentral pergerakan pemenangan Jokowi-Maruf Amin. "JOIN masih ada. Tapi maksudnya adalah Jokowi-Maruf Amin. PKB Cirebon siap All Out mendukung dan memenangkan," ujar Waswin.

(wiw/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up