JawaPos Radar

Maruf Amin Diharap Bisa Tekan Sentimen Agama

11/08/2018, 14:29 WIB | Editor: Sofyan Cahyono
Alissa Wahid
Koordinator Jaringan Gusdurian, Alissa Qotrunnada Munawaroh atau Alissa Wahid. (Ridho Hidayat/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Maruf Amin resmi mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres). Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang mencalonkan lagi. Kehadiran Maruf Amin dianggap mewakili masyarakat muslim moderat.

Hal itu diutarakan Koordinator Jaringan Gusdurian Alissa Qotrunnada Munawaroh atau Alissa Wahid. "Masuknya Maruf Amin semoga bisa menekan sentimen agama. Kita tunggu harapan itu, apakah bisa terwujud," kata putri mantan Presiden Abdurrahamn Wahid (Gus Dur) itu saat ditemui di Asrama Haji Jogjakarta, Sabtu (11/9).

Alissa yakin Presiden Jokowi memilih Maruf Amin karena mempertimbangkan hal itu. Namun, Alissa enggan berkomentar lebih banyak soal figur-figur yang maju di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

"Saya menilai Pak Jokowi mempertimbangkan itu ketika memilih figur seperti Maruf Amin. Tapi kami (Gusdurian) nanti tidak akan berbicara soal figur. Kami akan membuat pernyataan tentang etika moral tentang politik," ucapnya.

Masalah sentimen agama yang dibawa ke ranah politik, saat ini masih menjadi pekerjaan yang harus dibenahi. Karena ketika ada pemilihan capres-cawapres, sentimen itu hampir selalu ada.

Jangan sampai masa depan bangsa yang panjang digadaikan hanya untuk kepentingan kekuasaan 5 tahun saja. "Semoga masyarakat sipil bisa menuntut, tidak lagi mengimbau para politisi untuk mengedepankan masa depan jangka panjang dari pada sibuk memikirkan kekuasaan 5 tahun," tuturnya.

Alissa menambahkan, sudah seharusnya para politisi tidak menggunakan sentimen agama. "Karena pemelintiran kebencian itu terjadi ketika perebutan kekuasaan. Agama selalu digunakan untuk menjustifikasi kebencian hanya kalau ada kepentingan perebutan kekuasaan," pungkasnya.

(dho/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up