JawaPos Radar

Perjalanan Tim Medis ACT Susuri Desa-Desa Terdampak Gempa Lombok

11/08/2018, 14:00 WIB | Editor: Estu Suryowati
Perjalanan Tim Medis ACT Susuri Desa-Desa Terdampak Gempa Lombok
Warga di pelosok desa yang sedang diperiksa oleh tim relawan ACT. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
Share this image

JawaPos.com - Salah satu tim medis relawan Aksi Cepat Tanggap (ACT), Dokter Novita Laili Salatiah mengevakuasi dan menyusuri dusun-dusun dari desa ke desa yang belum tersentuh bantuan medis. Sebagian warga yang terluka parah memang sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) sejak hari pertama gempa. Akan tetapi, masih ada yang terluka belum dibawa ke RSUD.

"Sekarang kami susuri mana orang yang tidak bisa ke rumah sakit, yang butuh perawatan kami kunjungi," kata Novita di lokasi pengungsian warga di Dusun Loang Sawa, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara.

Tim medis relawan ACT membawa obat-obatan analgetic atau obat anti nyeri dan obat untuk menurunkan tekanan darah. Sebab, setelah gempa bermagnitudo 7 pada Minggu (5/8) dan gempa susulan lainnya, banyak warga yang trauma dan cemas. Kondisi itu pun menyebabkan tekanan darah mereka naik.

Perjalanan Tim Medis ACT Susuri Desa-Desa Terdampak Gempa Lombok
Warga di pelosok desa yang sedang diperiksa oleh tim relawan ACT. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

Novita menambahkan, tim medis juga menerjunkan psikolog untuk membantu warga yang trauma. Anak-anak banyak yang mengalami infeksi saluran pernapasan, misal penyakit asma kambuh, batuk dan flu.

"Warga di sini banyak yang mengalami luka ringan karena tertimpa reruntuhan, infeksi saluran pernafasan dan tekanan darah tinggi, itu yang paling banyak," ujarnya.

Dia menjelaskan, meskipun warga memiliki kendaraan, namun mereka tidak mempunyai bahan bakar. Sehingga, warga kesulitan untuk membawa orang sakit ke fasilitas kesehatan.

Oleh karena tim medis relawan ACT mengunjungi warga di dusun-dusun, dari desa ke desa. Menurutnya, yang dibutuhkan warga saat ini adalah logistik seperti makanan, air bersih dan terpal untuk tenda darurat karena rumah mereka roboh.

"Tim medis ACT menerima masukan dari masyarakat, supaya tahu apa yang kurang dan apa kebutuhan mereka," terangnya.

(iml/JPC)

Berita Terkait

Rekomendasi

berita hari ini

Sign In

Belum memiliki aku? Sign Up