Senin, 28 May 2018
radarbali
icon featured
Bali United

Stadion Kapten Dipta Ternoda di Angka Keramat, 13 Februari

Selasa, 13 Feb 2018 23:08 | editor : ali mustofa

bali united, yangon united, afc cup

Kevin Brand menendang bola dihalangi Aung Kyaw saat Bali United kontra Yangon United di Stadion Dipta, Selasa sore (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

GIANYAR - Angka 13 menjadi angka kelabu bagi Bali United. Sebagian suporter tentu sedikit  kecewa dengan hasil yang diterima Bali United di pertandingan perdana Bali United melawan Yangon United di AFC Cup Grup G Selasa sore kemarin (13/2).

Sudah rela berpanas-panasan, Serdadu Tridatu harus menelan kekalahan perdana di laga resmi selama tahun 2018.

Meski bermain tanpa tim utama dan mencadangkan beberapa pemain seperti Ilija Spasojevic, Demerson Bruno Costa, Stefano Lilipaly,

dan Hanis Saghara Putra karena harus melakoni tiga pertandingan dalam empat hari, setidaknya I Made Wardana dkk bisa menyuguhkan pertandingan yang menarik.

Namun, alih-alih menang atau menahan imbang Yangon United, skuad asuhan Widodo Cahyono Putro ini justru kalah dengan skor 1-3 di tanggal 13 Februari.

Untuk sementara, Serdadu Tridatu menjadi penghuni sementara dasar klasemen grup G. Bukan itu saja, Stadion Kapten I Wayan Dipta ternoda dengan kekalahan ini.

Terakhir kali Bali United kalah di Stadion Dipta terjadi pada tanggal 6 September. Saat itu, Serdadu Tridatu harus kalah dari juara Liga 1 2017, Bhayangkara Fc dengan skor 1-3.

Yup, dalam rentang waktu 30 menit, Bali United harus kebobolan tiga gol. Masing-masing melalui gol yang dilesakkan oleh Emmanuel Ikechukwu pada menit ke-14 dan brace Sekou Sylla pada menit ke-17 dan 24.

Gol penghibur Bali United berhasil dilesakkan sang kapten I Gede Sukadana pada menit ke-43. Gol ini juga terjadi akibat scrimmage di depan gawang Yangon United yang dijaga Kyaw Zin Htet.

Ketiga gol ini hampir sama. Semuanya terjadi melalui akselerasi dari sisi sayap. 

(rb/lit/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia