Minggu, 24 Jun 2018
radarbali
icon featured
Hukum & Kriminal

Diseret Arus Pantai Selatan,WN Bulgaria Hilang di Perairan Nusa Penida

Jumat, 16 Feb 2018 04:15 | editor : ali mustofa

wn bulgaria, cari ikan, perairan nusa penida, polsek nusa penida

CARI KORBAN: Proses pencarian warga negara asing (WNA) asal Bulgaria, Kastadin Zdravkov Kanavrov, 41 yang hilang saat mencari ikan di perairan Batu Melawang, Dusun Ceningan Kawan, Desa Lembobgan, Nusa Penida. (Istimewa)

SEMARAPURA – Saat tengah asyik berburu ikan, warga negara asing (WNA) asal Bulgaria, Kastadin Zdravkov Kanavrov, 41,

dilaporkan hilang di perairan Batu Melawang, Dusun Ceningan Kawan, Desa Lembobgan, Nusa Penida, Kamis (15/2) pagi pukul 09.15.

Diduga korban hilang akibat terseret arus. Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suastika menuturkan, peristiwa tersebut berawal ketika Kapten Jukung Dream Point I Ketut Wiarda

berangkat menembak ikan bersama korban beserta kedua rekan korban yang juga WNA asal Bulgaria di perairan Batu Melawang sekitar pukul 06.30.

Setibanya di lokasi sekitar pukul 07.15, ketiga WNA menyelam untuk melakukan aktivitas menembak ikan.

“Sekitar pukul 07.45, ketiga WNA tersebut naik ke permukaan dengan membawa ikan besar sebanyak satu ekor,” ungkapnya.

Masih ingin memburu ikan, korban bersama rekannya yang bernama Leyben Lovchev, 42, kembali menyelam.

Sementara rekan korban, yaitu Dancho Dimitrov Hristanov, 26, memilih untuk beristirahat di atas jukung.

“Sekitar pukul 09.15, korban dan Leyben kembali lagi ke permukaan laut. Setelah itu, korban kembali menyelam namun hanya sendirian,” jelasnya.

Nahas, setelah ditunggu cukup lama, korban tidak muncul lagi ke permukaan. Melihat kondisi itu, kedua rekan korban beserta

Wiarda melakukan pencarian di sekitar areal tempat melakukan penyelaman, namun korban tidak kunjung diketemukan.

“Akhirnya kejadian tersebut dilaporkan ke Polsub Sektor Lembongan. Namun hingga saat ini, korban belum ditemukan sehingga akan dilanjutkan besok (hari ini, red),” terangnya.

Pihaknya mengungkapkan berdasar keterangan rekan korban, hilangnya korban diduga akibat terseret arus.

“Sebab menurut teman korban, saat melakukan aktivitas menembak ikan itu, dirasakan arus air laut yang kuat. Selain itu, dilihatnya ada pusaran air,” tandasnya.

(rb/ayu/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia