Senin, 18 Jun 2018
radarbali
icon featured
Politika

Dua Paslon Sepakat Perintahkan Pendukung Tidak Provokatif

Jumat, 16 Feb 2018 19:45 | editor : ali mustofa

pilgub bali, kpu bali, doa bersama, tim pemenangan

DOA BERSAMA: Wayan Koster dan Ketut Sudikerta didampingi tim pemenangan masing-masing (Adrian Suwanto/Radar Bali)

DENPASAR – Masa kampanye Pilgub Bali 2018 resmi dimulai setelah KPUD Bali menggelar acara doa bersama pembukaan kampanye Pilgub Bali 2018, di Kantor KPUD Bali, Denpasar.

Masing-masing pasangan calon (paslon) baik nomor urut 1, Wayan Koster – Cok Ace dan Mantra – Kerta, sepakat melaksanakan kampanye damai.

Yang menarik, kedua paket hadir tidak lengkap. Cagub Bali yang diusung PDIP, Wayan Koster tidak didampingi wakilnya Cok Ace.

Sementara Sudikerta hadir sendiri tanpa Rai Mantra. Koster menyatakan berkomitmen penuh mewujudkan kampanye yang aman dan damai.

Dirinya mengimbau seluruh partai koalisi, tim pemenangan dan semua komponen agar menjadikan kampanye sebagai proses pendidikan politik masyarakat, memberikan ruang pada masyarakat memilih pemimpin yang diinginkan.

“Jangan ada yang menghujat, menyerang dan menjelekkan. Semua pendukung Koster – Ace supaya betul-betul berpikir dan bertindak sehat.

Tidak boleh memancing-mancing dan terpancing,” kata Koster ditemui disela-sela acara kemarin sore di halaman KPUD Bali.

Ditegaskan Koster, imbauan itu juga berlaku untuk seluruh kader banteng di seluruh Bali. Seluruh kader agar berkampanye yang bermartabat. Termasuk di media sosial?

“Ya, di media sosial maupun di semua tindakan, harus menjaga keamanan dan kenyamanan. Jangan ada yang menyerang,” ucap politikus asal Desa Sembiran, Buleleng itu.

Komitmen kampanye damai juga diungkapkan Cawagub Ketut Sudikerta. Sudikerta kembali tampil sendiri tanpa Rai Mantra.

Dikatakan Sudikerta, dirinya sudah mengimbau para pendukung, relawan, tim koalisi agar menjalankan proses pilkada dengan santun.

“Semua sudah saya minta mengikuti proses dengan santun, beretika dan bermartabat. Dengan demikian rakyat bisa bersimpati dengan kami,” terang Sudikerta.

Ditanya kemana Rai Mantra tidak hadir, Sudikerta menyebut Rai Mantra sedang menghadiri acara simakrama yang tidak bisa diwakilkan.

“Beliau (Rai Mantra) ada acara di Padangsambian, Saya tadi pagi (kemarin) juga di Buleleng. Saya sama beliau berbagi tugas,” jelasnya. 

(rb/san/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia