Sabtu, 23 Jun 2018
radarbali
icon featured
Bali United

Thanh Hoa Fokus V-League, Coach Marian Tak Ingin van Bakel Kalah Lagi

Selasa, 13 Mar 2018 15:15 | editor : ali mustofa

bali united, flc thanh hoa, afc cup, danny van bakel, coach marian

PIMPIN ANAK ASUH: Coach Marian Mihail memimpin anak asuhnya kontra Bali United di Stadion Dipta, Gianyar (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

DENPASAR - Kalau boleh beranalisis, Bali United sepertinya beruntung melawan FLC Thanh Hoa Selasa hari ini.

Sebab, Thanh Hoa kemungkinan besar tidak akan terlalu berambisi untuk melawan Bali United. Beberapa pergantian pun akan dilakukan oleh Pelatih FLC Thanh Hoa Marian Mihail di pertandingan kali ini.

Dia ingin melihat bagaimana perkembangan anak asuhnya jelang V-League yang akan dimulai Minggu mendatang (18/3).

Target Thanh Hoa di AFC Cup sejatinya juga tidak terlalu muluk-muluk. Sebab, target utamanya adalah bisa meraih gelar V-League 2018.

Jika bisa meraih gelar juara, bonus besar akan diberikan sponsor utama, FLC Group untuk Danny van Bakel dkk.

Selain itu, Thanh Hoa Stadium, markas dari FLC Thanh Hoa akan mulai dirombak. Jelas ini menjadi motivasi yang sangat besar untuk Thanh Hoa berkompetisi di V-League 2018.

Mulai dari lini belakang hingga lini depan ada beberapa pergantian. “Jujur, saya memiliki beberapa opsi pemain.

Kami memiliki 25 pemain tetapi sebagian besar kami fokuskan untuk bermain di AFC. Sekarang saatnya kami lakukan persiapan liga,” beber Coach Marian Mihail.

Terlepas dari persiapan menuju V-League, pelatih berpaspor Rumania ini sudah mengantisipasi apa yang akan dilakukan Bali United di pertandingan pekan lalu.

Dia tidak ingin kesalahan kembali terulang. Terlalu menekan di babak pertama, hasilnya Thanh Hoa kelelahan di babak kedua.

“Saya sudah melakukan persiapan sebaik-baiknya. Kami tahu Bali United bagus. Yang perlu diingat, kami sudah memiliki nama-nama pemain yang dibawa kesini (Hanoi).

Saya bisa memikirkan strategi yang pas untuk melawan mereka. Kami tidak ingin terpaku dengan satu pemain. semua pemain harus diwaspadai,” ucapnya.

Sepertinya Marian masih sedikit trauma ketika Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro memasukkan Yabes Roni Malaifani.

Sebab, saat itu, tidak ada nama Yabes Roni ataupun Miftahul Hamdi di daftar pemain yang harus diwaspadai. “Kami akan antisipasi pemain-pemain muda mereka,” tutupnya. 

(rb/lit/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia