Jumat, 25 May 2018
radarbali
icon featured
Metro Denpasar

Lawan Aksi Teroris dengan Lilin dan Mawar Merah

Kamis, 17 May 2018 06:35 | editor : ali mustofa

teror bom, bom surabaya, aksi solidaritas

ANTITERORISME : Aksi solidaritas dari Lembaga Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Udayana dan GMNI Denpasar dengan menyalakan lilin, Selasa (15/5) malam. (Ni Kadek Novi Febriani/Radar Bali)

DENPASAR -  Aksi solidaritas melawan terorisme terus bermunculan di sejumlah daerah. Tak luput dengan di Bali.

Selasa (15/5) malam, gabungan kelompok pemuda dan mahasiswa, seperti GMNI Denpasar, LMFH Unud menggelar aksi di Perempatan Catur Muka, Denpasar.

Aksi damai tersebut dilaksanakan pukul 21.00 malam. Dimulai dengan menyalakan lilin yang dibawa oleh tiap-tiap peserta dan juga dibarengi dengan pembagian bunga mawar merah.

Setelah itu pengumpulan tanda tangan dalam bentuk aksi melawan terorisme. Lilin adalah symbol kobaran api semangat perjuangan.

Sementara mawar merah melambangkan symbol Pancasila yang artinya berani, namun tetap memanusiakan manusia.

“Aksi ini juga disertai dengan penggalangan tanda tangan symbol gerakan Bersama melawan aksi terorisme,” ujar koordinator aksi AA Ngurah Deva Ekada.

Dalam aksinya mereka juga memberikan pernyataan sikap. Antara lain”

1.       Turut Berbelasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada korban dari aksi terorisme yang terjadi belakangan ini dan mengecam segala bentuk aksi teror yang terjadi.

2.       Mendesak pihak yang berwajib untuk segera mengambi langkah-langkah antisipasi dan mengusut tuntas aksi terorisme serta mendesak DPR RI untuk segera mungkin mengesahkan  revisi Undang-Undang Tindak Pidana Terorisme.

3.       Mengajak seluruh Bangsa Indonesia dengan semangat Bhineka Tunggal Ika untuk tetap berpegang teguh terhadap nila-nilai luhur Pancasila.

Menurut Deva, aksi terorisme yang tejadi di tanah air belakagan ini berdampak pada terganggunya stabilitas keamanan, ekonomi, serta keutuhan NKRI.

Karena itu, mereka mengajak masyarakat Indonesia jangan takut da tidak terprovokasi atas aksi terorisme yang terjadi belakangan ini.

 "Tetaplah menjaga persatuan ini demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia," pungkasnya. 

(rb/feb/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia