Selasa, 26 Jun 2018
radarbali
icon featured
Bali United

El Capitano Terpinggirkan, Begini Katanya Usai Dibungkam Borneo FC...

Jumat, 25 May 2018 10:45 | editor : ali mustofa

bali united, borneo fc, liga 1, fadil sausu

SELEBRASI: Andhika Wijaya, Fadil Sausu, dan Van Valden merayakan gol bersama (Miftahuddin Halim/Radar Bali)

TUBAN - Bali United sudah tiba di Bali Kamis siang kemarin (24/5) usai menelan kekalahan kontra Borneo FC dalam lanjutan Liga 1 pekan kesepuluh Rabu malam kemarin (23/5).

Para pemain Serdadu Tridatu terlihat sedikit kelelahan setelah menempuh perjalanan jauh dari Samarinda sejak subuh kemarin.

Para pemain Bali United yang ditemui di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai kemarin tidak terlalu banyak berkomentar ketika ditemui oleh awak media.

Tampaknya para Serdadu Tridatu masih terpukul setelah kekalahan ketiga yang dialami musim ini. Dalam rombongan Bali United kemarin tidak tampak Pelatih Bali United Widodo Cahyono Putro.

Coach Widodo memilih pulang ke tempat tinggalnya di Gresik, Jawa Timur, terlebih dahulu karena ada urusan keluarga.

Evaluasi harus segera dilakukan jika tidak ingin kembali terpuruk. Apalagi lawan yang dihadapi selanjutnya adalah Persib Bandung.

Persib sendiri dipekan kesepuluh kemarin berhasil melumat tamunya PSM Makassar dengan skor telak 3-0. Jelas ini menjadi motivasi tersendiri.

Lantas evaluasi apa yang dilakukan oleh jajaran Pelatih Bali United? Widodo yang dicoba untuk diwawancarai kemarin masih belum mau berkomentar terlalu banyak.

Tapi sang kapten Fadil Sausu angkat bicara mengenai kekalahan yang diderita timnya. Pertanyaan besar juga masih belum terjawab kemarin.

Fadil yang selalu menjadi starting eleven kembali dicadangkan Widodo. Padahal Bali United saat pertandingan kemarin beberapa kali mendapatkan hadiah sepakan bola mati yang tentunya menjadi spesialisasi dari Fadil.

Jawaban dari pertanyaan ini mungkin masih terus tersimpan sampai Widodo kembali dari Gresik hari ini dan memulai latihan perdana sore hari ini untuk persiapan menghadapi Maung Bandung – julukan Persib Bandung.

“Kami banyak peluang. Borneo sedikit memiliki peluang tetapi mereka bisa memanfaatkan kesalahan dari pemain Bali United.

Kami semua sebagai pemain juga tidak bisa menyalahkan pemain lain atas dua gol dari Borneo. Pertandingan kemarin adalah kesalahan semua pemain.

Kami harus evaluasi diri sendiri termasuk saya meskipun saya bermain dari bangku cadangan,” terangnya kemarin.

Perlu diketahui, Fadil sendiri baru dimasukkan pada menit ke-65 untuk menggantikan Ahmad Agung Setiabudi. Bagi Fadil, kontra Persib Bandung Bali United harus bisa berbenah.

Apalagi bukan hanya Persib yang menjadi lawan kuat, tetapi semua tim sangat berambisi untuk memenangkan pertandingan melawan Bali United.

“Semua pemain harus memiliki kemauan tidak mau kalah. Semua tim memiliki kemauan yang sama untuk mengalahkan Bali United. Bali United ini sudah dianggap tim besar.

Tapi kalau melihat kenyataan materi pemain (Bali United) ada beberapa pemain yang baru. Tetapi kalau untuk evaluasi detailnya, tanyakan coach saja,” tutupnya. 

(rb/lit/mus/mus/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia