Selasa, 19 Jun 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Tips & Trik

Manfaat Tidur Miring Kanan

Selasa, 20 Feb 2018 14:25 | editor : Ali Sodiqin

Manfaat Tidur Miring Kanan

Tidur adalah hal yang dibutuhkan oleh semua orang untuk mengembalikan stamina tubuh setelah beraktivitas seharian, taukah anda bahwa posisi tidur dapat mempengaruhi kondisi kesehatan seseorang?

Secara garis besar posisi tidur terbagi dalam empat posisi diantaranya tengkurap, terlentang, miring kanan, dan miring kiri. Posisi tidur dengan posisi tengkurap kurang baik ditinjau dari  kesehatan dikarenakan saat tengkuran otot-otot dada, tulang dada dan organ2 dalam perut tertekan oleh punggung, sehingga disaat bernapas rongga dada tidak bisa dengan leluasa untuk mengembangkan, akibatnya oksigen yang masuk ke dalam paru-paru berkurang, sehingga bila berlangsung lama akan menyebabkan jantung dan otak kekurangan oksigen, oleh karena itu disaat tidur seseorang tiba-tiba terbangun sebagai respon tubuh untuk menghirup udara lebih banyak, apabila berlangsung lama akan menyebakan kelelahan pada kedua organ tersebut. Seorang peneliti dari Australia mengemukakan bahwa intensitas kematian mendadak pada anak mencapai tiga kali lipat lebih banyak saat mereka tidur tengkurap dibandingkan tidur dengan posisi miring ke salah satu sisi atau berbaring.

Posisi terlentang disaat tidur, menyebabkan bagian belakang menutupi jalan napas bagian belakang, akibatnya, seseorang akan banyak mendengkur. Saat terbangun, lidahnya akan dipenuhi oleh lapisan berwarna putih yang tidak wajar hasil dari air liur yang tertampung di bagian belakang mulutsehingga mnyebabkan bau mulut tidak sedap.

Taukah anda bahwa jantung kita berada di bagian rongga dada sebelah kiri, sehingga disaat seseorang tidur dengan posisi miring ke sisi kiri menyebabkan jantung tertekan oleh paru, dimana ukuran paru-paru sebelah kanan lebih besar dari pada paru-paru sebelah kiri, sehingga apabila kebiasaan tidur seperti ini berlangsung lama akan mempengaruhi fungsi dan menurunkan aktivitasnya, terutama pada orang yang sudah tua. Mari kita tinjau posisi tidur dari sistem pencernaan, berpindahnya makanan dari lambung ke usus dapat dilakukan dalam waktu 2,5 – 4,5 jam jika seseorang tidur dengan posisi miring ke kanan. Jangka waktu ini tidak dapat dicapai oleh seseorang yang tidur dengan posisi miring ke kiri karena waktu yang dibutuhkan menjadi 5 – 7 jam, anda tau kenapa karena lambung dan usus tertekan oleh hati yg berada pada bagian kanan tubuh. Berikut ini akan kami sampaikan beberapa manfaat tidur dengan miring ke kanan, ditinjau dari sisi medis

1.Mengistirahatkan Otak Sebelah Kiri. Otak manusia terbagi menjadi dua bagian kanan dan kiri. Bagian kanan adalah otak yang mempersarafi organ tubuh sebelah kiri dan sebaliknya. Umumnya kita menggunakan organ tubuh bagian kanan sebagai anggota tubuh yang dominan dalam beraktifitas seperti makan, menulis, masak, memegang dan lainnya. Dengan tidur pada posisi sebelah kanan, maka otak bagian kiri yang mempersarafi segala aktiftas organ tubuh bagian kanan akan terhindar dari bahaya yang timbul akibat sirkulasi yang melambat saat tidur/diam. Bahaya tersebut meliputi pengendapan bekuan darah, lemak , asam sisa oksidasi, dan peningkatan kecepatan atherosclerosis atau penyempitan pembuluh darah. Sehingga jika seseorang beresiko terkena stroke, maka yang beresiko adalah otak bagian kanan, dengan akibat kelumpuhan pada sebelah kiri.

2.Mengurangi Beban Jantung. Posisi tidur kesebelah kanan yang rata memungkinkan darah  terdistribusi merata dan terkonsentrasi di sebelah kanan (bawah). Hal ini akan menyebabkan beban aliran darah yang masuk dan keluar jantung lebih rendah. Dampak posisi ini adalah denyut jantung menjadi lebih lambat, tekanan darah juga akan menurun. Kondisi ini akan membantu kualitas tidur.
Tidur miring ke kanan membuat jantung tidak tertimpa organ lainnya. Hal ini disebabkan karena posisi jantung yang lebih condong berada di sebelah kiri. Tidur bertumpu pada sisi kiri menyebabkan curah jantung yang berlebihan, karena darah yang masuk ke serambi/ atrium juga banyak yang disebabkan karena paru-paru kanan berada di atas. Sedangkan paru-paru kanan mendapatkan pasokan darah yang lebih banyak dari paru-paru kiri.

3.Mengistirahatkan Lambung. Lambung manusia berbentuk seperti tabung berbentuk koma dengan ujung katup keluaran menuju usus dua belas jari/duodenum menghadap kearah kanan bawah. Jika seorang tidur kesebelah kiri maka proses pengeluaran makanan yang telah dicerna oleh lambung akan sedikit terganggu, hal ini akan memperlambat proses pengosongan lambung. Hambatan ini pada akhirnya akan meningkatkan akumulasi atau terkumpulnya asam lambung yang akan menyebabkan luka pada dinding lambung.

4.Meningkatkan Pengosongan Kandung Empedu, Pankreas. Adanya aliran makanan yang telah dicerna oleh lambung akan menyebabkan keluaran cairan empedu juga meningkat, hal ini akan mencegah pembentukan batu kandung empedu. Keluaran getah pankreas juga akan meningkat dengan posisi mirin ke kanan.

5.Merangsang Buang Air Besar (BAB). Dengan tidur miring ke sebelah kanan , proses pengisian usus besar sigmoid (sebelum anus/dubur ) akan lebih cepat penuh, jika sudah penuh akan merangsang gerak usus besar diikuti relaksasi/ pelemasan dari otot anus sehingga mudah buang air Besar.

6.Menjaga Kesehatan Paru-Paru. Paru-paru kiri lebih kecil dibandingkan dengan paru-paru kanan. Jika tidur miring ke sebelah kanan, jantung akan condong ke sebelah kanan. Hal ini tidak menjadi masalah karena paru-paru kanan lebih besar. Lain halnya jika bertumpu pada sebelah kiri, jantung akan menekan paru-paru kiri yang berukuran kecil, tentu ini sangat tidak baik.

7.Menjaga Saluran Pernafasan. Tidur miring mencegah jatuhnya lidah ke pangkal/ ke bagian belakang mulut yang dapat mengganggu saluran pernafasan. Tidur dengan posisi telentang, mengakibatkan saluran pernafasan terhalang oleh lidah. Yang juga mengakibatkan seseorang mendengkur. Orang yang mendengkur saat tidur menyebabkan tubuh kekurangan oksigen. Bahkan terkadang dapat mengakibatkan terhentinya nafas untuk beberapa detik yang akan membangunkannya dari tidur. Orang tersebut biasanya akan bangun dengan keadaan pusing karena kurangnya oksigen yang masuk ke otak. Tentunya ini sangat mengganggu kualitas tidur.

Demikian adab tidur yang dianjurkan Rasulullah, mengawali posisi miring ke kanan. Di balik sunnah Nabi ini ternyata banyak sekali hikmah dan manfaat yang bisa kita ambil dari sisi kesehatan. Hal ini berdasarkan hadits Rasulullah: “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu,” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

Semoga yang sedikit ini memberikan manfaat bagi para pembaca sekalian, serta kita dimudahkan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.

*) Dokter Internshif Puskesmas Sempu. Alumni Universitas Muhammadiyah Malang

(bw/rri/als/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia