Rabu, 20 Jun 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Purel Suka-Suka Diringkus Polisi

Di Tempat Kosnya Ditemukan 2.103 Butir Pil Trex

Jumat, 23 Feb 2018 17:00 | editor : Bayu Saksono

MELANGGAR: Agnes diapit Kapolsek Genteng Kompol Agus Dwi Jatmiko (kanan) dan Kanitreskrim Iptu Puji Wahyono dengan BB dua bungkus pil trex, kemarin (22/2).

MELANGGAR: Agnes diapit Kapolsek Genteng Kompol Agus Dwi Jatmiko (kanan) dan Kanitreskrim Iptu Puji Wahyono dengan BB dua bungkus pil trex, kemarin (22/2). (SHULHAN HADI/JPRG)

GENTENG - Cewek cantik asal Desa Yoso­mulyo, Kecamatan Gambiran, Agnes Desviasari Putri Harum, 23, ditangkap oleh anggota Polsek Genteng di jalan raya Desa Genteng Kulon, Keca­matan Genteng, karena diduga suka jualan pil thrihexyphenidil alias trex, Rabu malam (21/2).

Agnes ditangkap hasil pengembangan yang dilakukan polisi setelah sebelumnya meringkus Intan Robiyatul, 21, asal Dusun Pekulo, Desa Kepundungan, Kecamatan Srono. Intan yang dikenal pemandu lagu di Suka-Suka Karaoke Genteng, itu sudah lama diincar polisi. “Intan lama kita incar,” cetus Kapolsek Genteng Kompol Agus Dwi Jatmiko yang didampingi Kanitreskrim Iptu Puji Wahyono.

Menurut kapolsek, Intan ditangkap di jalan raya Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon. Dari tangannya, berhasil disita satu klip plastik berisi 93 butir pil trex. “Kita periksa Intan ini mengaku hanya pembeli,” terangnya.

BB: Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Puji Wahyono menunjukkan dua bungkus plastik pil trex yang dibawa Agnes, kemarin (22/2).

BB: Kanitreskrim Polsek Genteng Iptu Puji Wahyono menunjukkan dua bungkus plastik pil trex yang dibawa Agnes, kemarin (22/2). (SHULHAN HADI/JPRG)

Pada polisi Intan mengaku puluhan pil trex yang dibawa itu berasal dari Agnes Desviasari Putri Harum, temannya yang juga berprofesi pemandu lagu di Suka-Suka Karaoke Genteng. “Dari keterangan Intan ini, anggota langsung memburu Agnes dan berhasil ditangkap di jalan,” ungkapnya.

Saat diamankan di jalan itu, polisi tidak berhasil menemukan barang bukti (BB). Tapi, cewek berambut pirang itu digelan­dang ke tempat kosnya yang ada di Dusun Kopen, Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng. Di tempat kos milik Giarto itu, polisi berhasil menemukan 2.103 butir pil trex, handphone (HP) merek Iris 870, dan uang tunai Rp 150 ribu. “BB kita temukan di tempat kosnya,” jelasnya.

Kapolsek menyebut Agnes ini diduga penjual pil trex yang sudah professional. Awalnya, cewek itu mengaku telah menjual pil trex pada Intan. Tapi saat ditemukan bukti yang cukup banyak di tempat kosnya, dia mengaku kalau semua barang milik temannya. “Dia sudah pintar, tadi mengakui, lalu tidak,” katanya.

Mengenai asal pil trex yang ada di kamarnya itu, lanjut dia, Agnes menyebut dari dua temannya berinisial RI dan RN yang tinggal di Desa Kembiritan, Kecamatan Genteng. “Kita akan terus kembang­kan,” cetusnya.

Kepada Jawa Pos Radar Genteng, Agnes yang bekerja sebagai pe­man­du lagu ini menyampaikan barang itu bukan miliknya. Dia hanya dititipi oleh temannya, RN. “Saya hanya dititipi, pil trex milik­nya RN,” ungkapnya. (*)

(bw/sli/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia