Kamis, 21 Jun 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Events
Seminar Exponential Shock Abundance

Tempat Terbatas, Cepat Daftar Sekarang!

Rabu, 28 Feb 2018 21:28 | editor : AF. Ichsan Rasyid

SIAP HADAPI ERA DISRUPTION: Peserta Exponential Shock Training di Surabaya angkatan pertama.

SIAP HADAPI ERA DISRUPTION: Peserta Exponential Shock Training di Surabaya angkatan pertama. (JAWAPOS.COM)

BANYUWANGI - Danny Hernowo, GM Seft Corps Logos Institute akan memberikan kiat-kiat menghadapi era disruption. Tempat di Hotel Santika Banyuwangi tanggal 4 Maret 2018 Pukul 08.00 hingga 15.00. Investasi Rp 750.000. Untuk 50 pendaftar pertama discount  Rp150.000. Info dan pendaftaran: WA 087857397373. Tempat sangat terbatas.

  Materi tentang Exponential Shock Abundance ini awalnya disampaikan oleh salah satu dari the rising Indonesian young leaders dalam urusan spiritualitas & sociopreneurship. Dia adalah Ahmad Faiz.

  Faiz adalah lulusan psikologi Unair yang  kemudian ambil master bidang technopreneurship dari Nanyang Technological University (Singapore), master bidang bisnis dari Warwick Business School (UK), dan Indiana University (USA). Dua bulanan lalu Faiz baru lulus dari semacam kursus singkat di Singularity University, Silicon Valley, California (USA) untuk materi tentang Exponential Abundance.      Menurut Faiz, di masa mendatang yang tak lama lagi, salah-satu kemampuan penting yang dibutuhkan dari seseorang ternyata bukanlah untuk menjawab pertanyaan. Kita tahu, selama ini ujian-ujian di sekolah atau di kelas akademik lainnya hampir semua berupa pertanyaan-pertanyaan, dan peserta ujian (murid/mahasiswa) diminta menjawabnya dengan benar.

  Padahal kini kita sudah bisa lihat sendiri bahwa komputer dengan sambungan internet sudah menyediakan berlimpah jawaban atas pertanyaan-pertanyaan. Silakan saja ajukan pertanyaan dan kemudian masukkan pertanyaan itu dalam mesin pencarian Google (Google search), maka dalam sekejap akan muncul banyak jawaban.

  Poin yang ingin disampaikan Faiz, semakin lama intelektualitas atau kecerdasan intelektual manusia akan semakin diambilalih atau digantikan oleh komputer melalui kemajuan teknologi yang disebut sebagai kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). (aif)

(bw/mls/ics/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia