Minggu, 27 May 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Ombak Besar Hantam Perahu Nelayan

Rabu, 16 May 2018 20:45 | editor : Bayu Saksono

MENGGILA: Sekoci milik Hanafi karam di sekitar perairan TPI Satelit, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (15/5).

MENGGILA: Sekoci milik Hanafi karam di sekitar perairan TPI Satelit, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, kemarin (15/5). (BAGUS RIO/JPRG)

MUNCAR - Ombak tinggi disertai angin besar, melanda kawasan perairan Muncar, kemarin (15/5). Sejumlah perahu milik nelayan, banyak yang karam. Untungnya tidak sampai ada korban. Para nelayan, kini harus siaga menjaga perahunya.

Salah satu perahu yang karam akibat diterjang ombak dan angin besar itu, milik Hanafi, 40, warga Dusun/Desa Kedungringin, Kecamatan Muncar. Perahu jenis sekoci yang diparkir di sekitar Pelabuhan Satelit, Desa Tembokrejo, Kecamatan Muncar, nyaris tenggelam. "Ombak tinggi dan angin besar," terang Hanafi.

Menurut Hanafi, perahu jenis sekoci miliknya mulai karam sekitar pukul 09.00. Saat itu, ombak sedang menggila yang disertai angin kencang. "Juga sedang turun hujan," katanya pada Jawa Pos Radar Genteng.

Ketua Pokmaswas Pelabuhan TPI Satelit, Desa Tembokrejo, Tukimin, mengatakan saat ini cuaca yang ada di sekitar perairan Muncar sedang tidak bersahabat. Para nelayan, banyak yang mengamankan perahunya. "Nelayan menarik perahunya ke daratan," ujarnya.

Tukimin menyebut, tidak semua nelayan sempat menyelamatkan perahunya. Sehingga, ada yang karam dan nyaris tenggelam. "Di antara perahu yang hampir tenggelam itu miliknya Pak Hanafi," ungkapnya.

Gara-gara hampir tenggelam, jelas dia, perahu itu mengalami kerusakan yang cukup serius. Mesin yang ada di perahu itu juga rusak. "Kerugian diperkirakan mencapai Rp 10 juta," katanya seraya menyebut perahu itu harus diangkat ke daratan.

(bw/rio/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia