Senin, 25 Jun 2018
radarbanyuwangi
icon featured
Genteng

Terjun ke Sungai, Pemotor Tewas

Di Jalur Kumitir Tabrakan Beruntun

Kamis, 14 Jun 2018 19:30 | editor : Bayu Saksono

EVAKUASI: Pengendara motor Kari Raka tergeletak ditolong warga dan mobil Nissan Grand Livina ringsek dibagian depan setelah kecelakaan di jalan raya Gunung Kumitir, Desa Kalibaru manis, Kecamatan Kalibaru, kemarin (13/6).

EVAKUASI: Pengendara motor Kari Raka tergeletak ditolong warga dan mobil Nissan Grand Livina ringsek dibagian depan setelah kecelakaan di jalan raya Gunung Kumitir, Desa Kalibaru manis, Kecamatan Kalibaru, kemarin (13/6). (POLSEK KALIBARU FOR JPRG)

GLENMORE - Memasuki H-2 Lebaran, angka kecelakaan di jalur selatan cukup tinggi. Seorang pemotor tewas setelah menabrak pengaman jembatan dan terjun bebas ke sungai di jalan tikungan, tepatnya pasar sapi Desa Karang­harjo, Kecamatan Glenmore, kemarin (13/6).

Kecelakaan juga terjadi di jalur Gunung Kumitir di Desa Kalibaru Manis, Kecamatan Kalibaru ke­marin pagi (13/6). Mobil Nissan Grand Livina yang meluncur dari arah barat, tiba-tiba nyeleret ke kanan dan menabrak mobil Dai­hatsu Xenia yang meluncur dari arah timur. Motor Yamaha N-Max yang ada dibelakangnya, langsung menabrak mobil Daihatsu Xenia.

Kecelakaan yang terjadi di jalan tikungan tajam Desa Karangharjo, Kecamatan Glenmore, itu terjadi sekitar pukul 09.30. Saat itu, Fauzi, 18, asal Dusun Pandansari, Desa Sarimulyo, Kecamatan Cluring, dengan naik motor Honda Supra X 125 dengan nomor polisi P 4013 UF, meluncur dari arah timur. “Diduga pengendara motor ini mengantuk,” terang Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Ipda Nanang Wardhana.

Setiba di lokasi kejadian yang ja­lannya menikung, terang dia, motor dengan kecepatan tinggi itu menabrak pengaman jembatan. Karena benturan yang cukup keras, korban bersama motornya terpelanting dan jatuh ke sungai dengan kedalaman 15 meter. “Menabrak pembatas jembatan dan kecemplung ke sungai,” terangnya.

Akibat kecelakaan itu, korban mengalami luka yang cukup parah di bagian kepala, luka lecet pada kaki dan tangan akibat tebentur bebatuan yang ada di dasar sungai. “Korban tewas seketika, kini je­nazahnya di Rumah Sakit Bhakti Husada Krikilan,” ungkapnya.

Warga yang melihat kecelakaan itu, langsung mengevakuasi kor­ban. Saat petugas datang, tidak dite­mukan tanda pengenal. Yang ada hanya foto copy Kartu Keluarag (KK) milik korban yang disimpan di jok motornya. “Kami menduga korban bernama Fauzi. Karena nama itu tertera pada KK yang kami temukan,” katanya.

Sementara itu, kecelakaan be­runtun yang melibatkan dua mobil dan satu unit motor di Gunung Ku­mitir, Dusun Barurejo, Desa Kali­baru Manis, Kecamatan Kali­baru, terjadi sekitar pukul 05.00, kemarin (13/6). Tidak ada korban dalam kecelakaan itu, tapi ketiga kendaraan itu rusak berat.

Insiden yang melibatkan bebe­rapa kendaraan diantaranya mobil Daihatsu Xenia, bernomor polisi (nopol) DK 1417 GM, mobil Nissan Grand Livina dengan nopol Z 1004 YE, serta satu unit motor Yamaha N-Max, dengan nopol P 4773 UR.

Dari keterangan saksi mata, Ro­bin Kholik Setiawan, 47, kecelakaan itu bermula saat mobil Nissan Grand Livina dengan nomor polisi Z 1004 YE yang disopiri Astin Gustiatin, 42, warga Lingkungan Cibulan, Kelurahan/Kecamatan Banjar, Kabupaten Kota Banjar, Jawa Barat, melaju dari arah barat atau Jember.

Setiba di lokasi kejadian, mobil itu tiba-tiba nyeleret ke arah kanan dan menabrak mobil Daihatsu Xenia dengan nomor polisi DK 1417 GM warna hitam yang disopiri Anwar Sadat, 46, warga Dusun Kidul Pasar, Desa/Kecamatan Ram­bipuji, Kabupaten Jember. “Mobil Daihatsu Xenia meluncur dari arah timur,” cetus Kanit Lantas Polsek Kalibaru, Ipda Nanang Wardana.

Saat mobil Daihatsu Xenia ditabrak mobil Grand Livina, jelas dia, dibelakangnya ada motor Yamaha N-Max yang dinaiki Kari Raka, 35, warga Desa Jajag, Keca­matan Gambiran. “Jarak motor dengan mobil Xenia dekat dan langsung menabrak,” ungkapnya.

Akibat kecelakaan itu, pengen­dara motor Yamaha N-Max ter­pental dan jatuh ke aspal. Korban menga­lami luka serius dan langsung di­larikan ke Rumah Sakit Graha Medika Yosomulyo, Keca­matan Gam­biran. Sedang dua pengendara mobil Daihatsu Xenia dan Grand Livina hanya shock tanpa ada luka. “Pengendara motor N-Max menga­lami luka patah tulang pada kaki kanan, lukanya tergolong berat,” cetusnya. (kri/abi)

(bw/kri/rbs/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia