Jumat, 22 Jun 2018
radarbromo
icon-featured
Ono-ono Ae

Pelit Banget, Suami Ogah Sumbang Pernikahan Adik

Selasa, 02 Jan 2018 10:13 | editor : Fandi Armanto

tole, minthul, ono ono ae, suami pelit

ILUSTRASI (Achmad Syaifudin/Jawa Pos Radar Bromo)

TOLE (nama samaran), 34, warga Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, tak menyangka, acara pernikahan adik iparnya malah membuat rumah tangganya berantakan. Minthul (juga nama samaran), 23, istrinya, menggugat cerai dirinya. Loh, kenapa?

Penyebabnya tak lain dan tak bukan, karena Tole tak mau ketika dimintai sumbangan untuk pernikahan adik iparnya. Tole sendiri mengaku punya alasan kenapa dirinya enggan menyumbang untuk agenda sakral tersebut. Menurutnya, pesta pernikahan disesuaikan dengan kemampuan. Tidak harus bermewah-mewah.

“Wong dulu saja saya dirayakan biasa aja. Paling nyewa terop depan rumah. Terus makanan juga diantar piringan,” jelasnya. Toh, pernikahan mereka menurut Tole, selama ini baik-baik saja. Bahkan, sudah memiliki satu buah hati yang membuat keduanya semakin bahagia.

Tole mengatakan, setelah menikah, ia memang ikut tinggal di rumah orang tua Minthul. Hal ini sudah menjadi perjanjian sebelum menikah. “Lantaran dari awal saya memang sudah diminta ikut menafkahi keluarga besarnya. Ya, waktu itu saya ikhlas saja,” ungkapnya.

Selain kedua orang tua Minthul, ada adik perempuan Minthul yang saat itu masih SMA. Setelah lulus, setahun kemudian adik iparnya dilamar oleh pacarnya. Nah, kondisi ini yang membuat Tole mempunyai hubungan tidak baik dengan mertuanya. Tole mengaku lama-lama berat jika harus menafkahi keluarga besarnya.

“Soalnya jadi menggantungkan semua sama saya. Gaji dari pabrik habis buat makan saja. Gak bisa senang-senang termasuk nabung,” ungkapnya. Tole semakin jengkel ketika keluarga sang istri memaksa bikin acara pernikahan yang wah. Dengan tegas Tole menolak ketika diminta nyumbang.

Namun, Minthul masih saja memaksa Tole untuk ikut membiayai pesta pernikahan adik iparnya. Tole dari awal sudah keberatan lantaran gajinya sudah habis untuk kebutuhan sehari-hari. Tapi, keluarga Minthul seolah tak percaya. Bahkan, Tole merasa keluarga sang istri berlebihan.

“Selain minta buku tabungan saya untuk ngecek berapa simpanan uang, saya juga diminta utang ke pabrik. Jelas saya gak mau. Pasti nanti makin berat juga bayar cicilannya,” ungkapnya. Karena itu, Tole berharap pernikahan adik iparnya dibuat sederhana saja.

Akibat persoalan itu, hubungan mereka jadi kurang baik. Bahkan, setiap hari selalu ada saja cekcok di rumah. Bahkan, Tole oleh mertua dianggap menantu yang tak tahu berterima kasih. Karena sudah kelewatan, Tole memilih keluar dari rumah tersebut.

Keputusannya itu malah memperburuk kondisi rumah tangganya. Pasalnya, Minthul lebih berpihak pada orang tua daripada Tole. Terakhir, Minthul malah meminta bercerai saja. “Ya sebenarnya sedih akhirnya begini. Tapi, istri gak mau lagi sama saya. Ya sudah kalau itu yang dia mau,” ujarnya sedih.

(br/eka/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia