Jumat, 22 Jun 2018
radarbromo
icon featured
Kraksaan

2018, 2.650 RTLH di Kabupaten Probolinggo Direhab, Anggarannya...

Kamis, 11 Jan 2018 08:15 | editor : Muhammad Fahmi

rtlh, bedah rumah, rehab rtlh, rehab rumah

LEBIH BAIK: Salah satu rumah warga Kabupaten Probolinggo yang telah diperbaiki tahun 2017. (Jamaludin/Jawa Pos Radar Bromo)

KRAKSAAN - Jumlah Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Probolinggo, sejauh ini masih cukup banyak. Karenanya, tahun ini Pemkab Probolinggo berencana merehab 2.650 RTLH. Anggarannya dialokasikan dari APBD, APBN, dan dana desa.

Dari data yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, dari APBD Kabupaten Probolinggo tahun ini dialokasikan Rp 6,562 miliar. Dana ini akan digunakan untuk memperbaiki 525 unit RTLH. Ditambah anggaran Rp 7,5 miliar dari APBN untuk 500 unit RLTH. Serta, dukungan dari pemerintahan desa dengan anggaran dana desa.

Setiap desa minimal memperbaiki 5 unit RTLH. Dari 325 desa se-Kabupaten Probolinggo, akan ada 1.625 RTLH yang diperbaiki.

Dari dana desa, setiap satu unit RLTH dialokasikan minimal Rp 12,5 juta. Sehingga, total anggaran perbaikan RTLH dari dana desa mencapai sekitar Rp 20,3 miliar. Bila ditotal perbaikan RTLH di Kabupaten Probolinggo tahun ini mencapai 2.650 unit dengan anggaran total sekitar Rp 34,3 miliar.

Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Probolinggo Donny Ardianto mengatakan, program perbaikan RTLH tetap menjadi perhatian serius. Tak hanya bersumber dari APBD, tapi juga dari APBN. “Termasuk, setiap desa masing-masing merehab minimal 5 RTLH. Itu, berlaku untuk 325 desa se-Kabupaten Probolinggo,” ujarnya.

Donny menjelaskan, anggaran perbaikan setiap unit RTLH dari APBD dialokasikan sekitar Rp 12,5 juta. Sedangkan, dari APBN setiap unit RTLH dialokasikan sekitar RP 15 juta. “Untuk RTLH dari program dana desa, setiap satu unit RTLH minimal dianggarkan Rp 12,5 juta dan maksimal Rp 15 juta,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Probolinggo Heri Sulistiyanto mengatakan, semua desa di Kabupaten Probolinggo telah mengalokasikan anggaran dari dana desa untuk rehab RTLH. Setiap desa minimal memperbaiki 5 unit RTLH. “Jika desa itu ingin cepat menuntaskan RLTH di desanya, diperbolehkan lebih dari 5 unit RLTH yang digarap,” ujarnya.

(br/mas/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia