Selasa, 19 Jun 2018
radarbromo
icon-featured
Politik

Panwaslih: Dua Sanksi Menanti buat Pegiat Bumbung Kosong

Senin, 12 Mar 2018 13:00 | editor : Muhammad Fahmi

panwaslu, panwaslih, pengawas pemilu

ILUSTRASI (Dok. JawaPos.Com)

BANGIL - Panwaslih Kabupaten Pasuruan mengimbau agar masyarakat tidak mengampanyekan bumbung kosong. Sebab, kampanye bumbung kosong yang dilakukan masyarakat tidak diatur dalam undang undang ataupun PKPU.

Ahmari, ketua Panwaslih Kabupaten Pasuruan mengatakan, hanya ada empat pihak yang boleh kampanye. Yaitu, pasangan calon (paslon), tim kampanye paslon, parpol pengusung paslon, dan relawan yang telah mendaftar ke KPU.

“Kami saat ini terus mencegah para pegiat bumbung kosong untuk kampanye. Sebab, jika mereka kampanye, maka mereka menyalahi aturan,” terangnya.

Yang boleh dilakukan para pegiat bumbung kosong, menurut Ahmari, hanya sosialisasi. Sosialisasi pun bukan untuk mengarahkan masyarakat mencoblos bumbung kosong. Tetapi, sosialisasi cara pencoblosan.

“Yang boleh sosialisasi. Tetapi, sosialisasinya harus berimbang, tidak hanya bumbung kosong. Dengan demikian masyarakat akan mengerti,” terangnya.

Meski demikian, pihaknya menurut Ahmari, belum bisa memutuskan, apakah kegiatan bumbung kosong saat ini termasuk kampanye atau sosialisasi. Hingga kini, kajian tentang hal itu masih dilakukan.

Di sisi lain, kegiatan bumbung kosong di media sosial, menurutnya bukan kewenangan Panwaslih. Panwaslih hanya punya kewenangan memantau akun medsos yang telah didaftarkan ke KPU.

“Kalau yang di medsos itu sudah ranah cyber crime. Penangannya langsung kepolisian atau Gakkumdu,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, jika suatu saat ditemukan pegiat bumbung kosong kampanye, ada dua sanksi yang siap menanti. Sanksi yang pertama, yaitu teguran saja dan sanksi yang kedua, bisa pidana.

“Kalau sebatas administrasi, sanksinya teguran langsung dari kami. Tetapi jika itu ada sangkut pautnya dengan pidana, maka urusannya dengan Gakkumdu dan kepolisian,” tandasnya.

(br/sid/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia