Sabtu, 23 Jun 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Tangkapan Ikan Perairan Darat Meningkat, Jumlahnya Sampai Segini

Senin, 12 Mar 2018 19:00 | editor : Fandi Armanto

ranu, danau, waduk, grati, pasuruan, kerambah, menjala, menjaring, ikan, nelayan

POTENSIAL: Nelayan saat menjaring ikan di Ranu Grati, beberapa waktu lalu. Sepanjang 2017, tangkapan ikan darat di Kabupaten Pasuruan meningkat. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

GRATI - Tangkapan ikan di perairan darat di wilayah Kabupaten Pasuruan sepanjang 2017 lalu mengalami kenaikan signifikan. Dari yang sebelumnya mencapai 182,4 ton, tahun 2017 naik menjadi 304,6 ton.

Bila dirupiahkan, jumlah tangkapan tersebut senilai Rp 5,643 miliar. Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan pada Dinas Perikanan setempat mengatakan, perairan darat merupakan perairan yang ada di daratan. Seperti sungai, danau, sampai waduk.

“Untuk di sungai, danau, dan waduk juga ada potensi ikan. Dan, ini juga dimanfaatkan oleh nelayan termasuk warga sekitar,” jelasnya.

Pendataan yang dilakukan itu di danau seperti Ranu Grati, Bendungan di Purwosari, waduk Purwodadi, dan waduk Kejayan. Termasuk sungai-sungai di sepanjang Bangil, Beji, sampai Rejoso.

Biasanya, nelayan memanfaatkan perahu, jala, bahkan menggunakan pancing biasa. Untuk perairan darat sendiri, saat ini memang masih wewenang Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan. Berbeda dengan potensi SDA di laut yang sudah diambil Provinsi Jawa Timur.

Tangkapan ikan tertinggi sepanjang 2017 lalu adalah jenis ikan nila, kepiting, lempuk, tombro, sampai tawes. “Untuk hasil tangkapannya, ada yang dijual, ada juga yang dikonsumsi sendiri. Yang memanfaatkan ada nelayan, ada juga warga sekitar, termasuk juga penghobi,” terangnya.

ranu, danau, waduk, grati, pasuruan, kerambah

BERMANFAAT: Ranu Grati yang sering digunakan untuk budi daya ikan air tawar. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

(br/eka/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia