Selasa, 19 Jun 2018
radarbromo
icon featured
Pandaan

Lapak Liar di Arteri Dibongkar, Hanya Boleh Jualan Malam Hari

Selasa, 13 Mar 2018 12:00 | editor : Fandi Armanto

pkl, lapak, pedagang, liar, arteri gempol

BANDEL: Petugas Satpol PP Kabupaten Pasuruan membongkar dua lapak liar dengan bangunan semipermanen di kawasan arteri di Desa Kejapanan, Gempol, Senin (12/3). (Rizal F. Syatori/Radar Bromo)

GEMPOL - Lapak liar milik PKL makanan dan minuman di tepi jalan kawasan arteri, Desa Kejapanan, Kecamatan Gempol, akhirnya dibongkar. Senin (12/3) pagi, Satpol PP Kabupaten Pasuruan membongkar dua lapak liar di arteri.

Pembongkaran dilakukan pukul 09.00–09.45. Belasan personel Satpol PP pun diturunkan dengan menggunakan dua kendaraan patroli.

Namun, hanya dua lapak liar yang dibongkar di kawasan arteri. Kedua lapak saat itu sedang tutup. Karena itu, pembongkaran dilakukan dengan mudah, tanpa perlawanan.

“Kami hanya menemukan dua lapak liar di lokasi. Itu pun kondisinya tutup. Lapak yang lain tidak ada,” terang Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Triwidya Sasongko.

Yudha menjelaskan, pembongkaran kali ini tidak serta merta dilakukan. Akhir pekan lalu, pihaknya sudah memberikan peringatan pada masing-masing PKL di kawasan arteri yang jumlahnya mencapai belasan.

Mereka hanya boleh berjualan pada malam hari dengan menggunakan lapak nonpermanen. Pagi harinya, lapak harus dibersihkan. Baru sore sampai malam, PKL boleh membuka lagi lapak mereka.

Tujuannya, menurut Yudha, agar keberadaan lapak liar tak menjamur kembali di kawasan arteri. “Untuk memastikan hal itu, operasi rutin rencananya terus dilakukan petugas,” lanjutnya.

Sebagian besar PKL, dikatakannya, menuruti peringatan itu. Hanya tersisa dua lapak semipermanen di kawasan arteri.

“Dua ini yang membandel, harusnya dibersihkan, tapi tetap di tempat. Kalau lapak yang lain, hanya buka malam hari. Pagi harinya dibersihkan,” katanya.

(br/zal/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia