Sabtu, 23 Jun 2018
radarbromo
icon featured
Bangil

Anggaran 620 Unit untuk Bedah Rumah Tak Layak Huni Sudah Cair

Selasa, 13 Mar 2018 15:30 | editor : Fandi Armanto

rtlh, rumah tak layak, huni, reyot, miskin, tak mampu, bedah, bantuan

ILUSTRASI: Rumah Tak Layak huni di Kabupaten Pasuruan. (Dok. Radar Bromo)

BANGIL - Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di wilayah Kabupaten Pasuruan, terus dipacu. Dari 1.600 unit RTLH yang akan dibangun tahun ini, kini sudah ada 620 unit yang dananya sudah dicairkan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pasuruan Misbah Zunib mengatakan, tahun ini Pemkab Pasuruan mengalokasikan dana Rp 20 miliar untuk memperbaiki 1.600 unit RTLH. Harapannya, warga yang terdata belum memiliki rumah tinggal yang layak, bisa memilikinya.

“Ini, merupakan stimulus untuk mendorong gerakan gotong royong di tengah masyarakat. Kami mengalokasikan sekitar Rp 12,5 juta per unit RTLH. Makanya, perlu dukungan masyarakat agar program ini berjalan dengan baik,” ujarnya.

Misbah mengatakan, bedah rumah tahun ini ditarget rampung pada September 2018. Namun, pihaknya berusaha proses pembangunannya bisa lebih cepat. Maksimal, sebelum Lebaran seluruh rumah yang akan dibedah sudah rampung. “Kami memang menargetkan agar September sudah selesai. Tapi, kami berusaha agar bisa lebih cepat. Setidaknya, Juni sudah rampung sepenuhnya,” ujarnya.

Menurutnya, ratusan RTLH itu sekarang dalam proses pembangunan. Hal ini seiring dengan dicairkannya dana pembangunannya untuk sebagian calon penerima. Dari catatannya, sekitar 40 persen dana RTLH sudah cair kepada para penerima. Mereka tersebar di sejumlah daerah. Mulai Kecamatan Purwodadi, Tutur, Bangil, dan kecamatan lainnya. “Sudah sekitar 620 unit yang dicairkan. Sekarang sudah proses pembangunan. Ada beberapa yang sudah selesai,” ujar Misbah.

(br/one/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia