Sabtu, 26 May 2018
radarbromo
icon featured
Features

Bangun Pasar Wisata di Pleret, Ini Konsep yang Dibuat Desa

Sabtu, 21 Apr 2018 13:15 | editor : Fandi Armanto

pondasi, fondasi, pasar wisata, pleret

MASIH FONDASI: Bakal lokasi pasar wisata di Pleret yang kini sudah dibangun fondasinya. (Fahrizal Firmani/Radar Bromo)

KEBERADAAN lahan desa berupaya dimanfaatkan pemerintah desa Pleret, Kecamatan Pohjentrek. Salah satunya, dengan membangun pasar desa di lahan desa tersebut.

---------------

Sejumlah pria tampak sibuk memasang fondasi di sudut Dusun Bunguran. Lahan tempat sejumlah pria bekerja itu merupakan lahan milik pemerintah desa (pemdes) setempat.

Terik matahari yang cukup menyengat siang itu (13/4), tak menyurutkan semangat sejumlah lelaki itu untuk bekerja. Mereka tampak antusias untuk menyelesaikan pekerjaannya. “Biar cepat selesai,” celetuk salah satu lelaki pekerja proyek itu.

Kades Pleret Agus Supriyono menjelaskan, sejumlah warga itu tengah menggarap proyek pembangunan pasar desa. “Fondasi ini untuk pembangunan pasar desa. Insya Allah, pasar ini akan dioperasikan tahun ini. Pembangunannya menggunakan silpa dana desa (DD) tahun lalu,” ungkap Agus Supriyono kepada Jawa Pos Radar Bromo.

Agus mengungkapkan, Pasar Desa itu dibangun di lahan milik desa. Luas lahannya 15 x 10 meter. Pasar ini akan dimanfaatkan untuk usaha pemeberdayaan masyarakat dengan menggandeng Bumdes dan Usaha Kecil Menengah (UKM) di desanya.

Nantinya, pasar ini akan memiliki 5 kios yang menghadap ke selatan. Kios-kios ini bakal digunakan untuk menjual kebutuhan masyarakat. Seperti, alat-alat pertanian ataupun warung makanan dan minuman (mamin). Sementara untuk lahan parkir terletak di sisi timurnya.

Pria yang juga ketua Asosiasi Kepala Desa (AKD) Kabupaten Pasuruan ini menyebut, pemdes berencana mengembangkan desa setempat sebagai desa wisata. Karena itu, di lokasi Pasar Desa ini bakal dibangun 6 joglo.

Joglo ini berfungsi sebagai tempat untuk bersantai bagi warga yang datang. “Saat ini, kami sedang membuat peraturan desa (perdes). Perdes ini akan mengatur sistem bagi hasil Pasar Desa antara UKM dan pemdes,” ungkap Agus.

(br/riz/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia