Senin, 25 Jun 2018
radarbromo
icon-featured
PERSEKABPAS
Piala Indonesia 2018

Sikat Persid, Persekabpas Melaju ke 64 Besar, Ini Calon Lawannya

Selasa, 15 May 2018 07:15 | editor : Muhammad Fahmi

rico, hardiansyah, persekabpas, liga 3, piala indonesia

TAJAM: Selebrasi striker Persekabpas Rico Hardiansyah usai merobek gawang Persid Jember. (Mokhamad Zubaidillah/Radar Bromo)

BANGIL - Skuadra Persekabpas berhasil melewati ujian perdana Piala Indonesia 2018. Tim berjuluk Laskar Sakera itu berhasil mengalahkan Persid Jember 1-0 di Stadion R Soedrasono, Pogar, Bangil, (14/5).

Kemenangan tipis tersebut, sudah cukup bagi Rico Cs untuk melangkah ke babak selanjutnya. Mereka tinggal menunggu lawan di 64 besar. Yakni, antara Blitar Putra atau Mojokerto Putra.

Berlaga di kandang sendiri, skuadra The Lassak –julukan lain Persekabpas- mendapatkan perlawanan sengit dari tim tamu. Di menit ke 13, tim tamu justru mampu mengancam lebih dulu lewat strikernya Sabeq Fahmi. Beruntung peluang itu berhasil digagalkan penjaga gawang Persekabpas, Alfarizi.

Perlahan tapi pasti, arek-arek Sakera berhasil menemukan ritme permainan dan balik menekan. Persekabpas sempat mendapatkan hadiah penalti di menit ke 19 usai pemain belakang Persid handsball di kotak penalti.

Sayang, striker Ricko Hardiansyah yang ditunjuk sebagai algojo gagal memanfaatkan peluang. Tendangan pemain bernomor punggung 9 itu melambung di atas mistar gawang Persid yang dijaga Trio Priyadi.

Ricko akhirnya berhasil membayar kegagalannya itu di menit ke 24. Lewat sontekannya, pemain berjuluk Ricogol berhasil merobek gawang Persid.

Di babak kedua, tensi permainan kedua tim semakin meninggi. Bahkan, wasit asal Kabupaten Bantul, Ikhsan Pasetya Jati harus mengeluarkan kartu merah untuk pemain Persid Jember, Yogi Apriliadi di menit ke 49.

Yogi mendapat kartu merah usai mengantongi kartu kuning keduanya. Keunggulan satu pemain, itu membuat arek-arek Persekabpas tampil lebih dominan.

Namun sayang, sejumlah peluang itu tak ada yang berbuah gol. Bahkan, gawang Persekabpas nyaris kebobolan di akhir-akhir laga. Beruntung, peluang itu tak mampu dikonversi tim tamu menjadi gol. Skor 1-0 pun jadi hasil akhir laga.

Kekalahan satu gol tersebut, benar-benar membuat pelatih Persid Jember Steven Keltjes kecewa. Ia menilai, tim Persekabpas bermain baik. “Apalagi, ada pemain kami yang terkena kartu merah. Kalau tidak, kemungkinan akhirnya ceritanya bisa lain,” terangnya.

Sementara itu, Kasianto, pelatih Persekabpas Pasuruan menilai kemenangan tersebut tak lepas dari doa seluruh masyarakat Kabupaten Pasuruan. Diakuinya, timnya masih mempunyai sejumlah celah.

Salah satunya, masih banyak membuang peluang gol. “Itu, yang akan kami benahi. Yang jelas, secara keseluruhan, anak-anak bermain dengan baik,” bebernya.

(br/mie/one/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia