Jumat, 25 May 2018
radarbromo
icon-featured
Tilik Desa
Desa Sebaung, Gending

Bangun Plengsengan, Banjir Teratasi

Selasa, 15 May 2018 14:30 | editor : Muhammad Fahmi

desa sebaung, kecamatan gending

ANTISIPASI BANJIR: Salah satu drainase di Dusun Anggris, Desa Sebaung, yang rampung dibangun beberapa waktu lalu. (M. Hilal Lahan Amrullah/Radar Bromo)

SETIAP musim hujan datang, sejumlah dusun di Desa Sebaung, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, sering kebanjiran. Karenanya, pemerintah desa berusaha terus mengantisipasinya dengan membangun plengsengan.

Tahun 2017, pemerintah desa rampung membangun tiga plengsengan. Masing-masing di Dusun Anggris, Dusun Kertah, dan Dusun Taman. Sebelum dibangun plengsengan, tiga dusun ini sering kebanjiran. Bahkan, air hujan sering menggenangi jalan dan permukiman warga.

“Setelah rampung dibangun, air tidak menggenang lagi. Sekarang enak, air tidak ke jalan dan pamandangan lebih bagus. Kalau kemarin-kemarin terlihat kumuh,” ujar Kepala Desa Sebaung Totok Hariyadi.

Pihaknya mengaku, juga rampung mempaving empat jalan. Di antaranya, sepanjang 137 meter di Dusun Taman, sepanjang 210 di Dusun Kertah, sepanjang 250 meter di Dusun Sumber, dan sepanjang 110 meter di Dusun Anggris. “Sebelum dipaving jalan masih berupa tanah. Kalau hujan jalan becek dan licin. Terutama, jalan di Dusun Taman,” ujarnya.

Menurut Totok, jalan di Dusun Taman, itu merupakan akses ke permukiman warga, lembaga pendidikan, dan lahan pertanian. Ada ratusan kepala keluarga, tiga lembaga pendidikan, dan puluhan hektare lahan pertanian yang bisa diakses dari jalan ini. Sedangkan, pavingisasi di Dusun Kertah, Dusun Sumber, dan Dusun Anggris, merupakan jalan ke permukiman warga. “Di Dusun Sumber ada ratusan kepala keluarga,” ujarnya.

Selain itu, ada juga pembangunan dua irigasi di Dusun Taman. Setiap titik rampung dibangun sepanjang 100 meter. Irigasi ini dibangun untuk memperlancar pengairan puluhan hektare lahan pertanian. “Sebelumnya, irigasi hanya berupa tanah, belum tersentuh pembangunan. Sehingga, air kerap bocor. Ada puluhan hektare yang terdampak,” ujarnya.


Akses Transportasi Lebih Baik

Pemerintah Desa Sebaung, Kecamatan Gending, terus berusaha mendongkrak perekonomian warganya. Salah satunya dengan membangun akses transportasi dengan lebih baik.

Menggunakan dana desa, tahun ini pemerintah desa setempat membangun sejumlah jalan. Salah satunya yang kini sudah ramung adalah pavingisasi empat jalan. Masing-masing di Dusun Anggris, Dusun Taman, Dusun Sumber, dan Dusun Kertah.

Jalan di Dusun Taman itu, merupakan akses warga menuju masjid dan lembaga pendidikan. Di antaranya, ada Taman Kanak-Kanak (TK) dan Madrasah Ibtidaiyah (MI). Sedangkan, jalan di dusun lainnya merupakan akses menuju permukiman warga.

Selain pavingisasi jalan yang sudah rampung ini, ada juga yang masih akan digarap. Yakni, rabat beton jalan di Dusun Krajan dan Dusun Kertah. “Jalan di Dusun Krajan merupakan jalan ke permukiman warga, lembaga pendidikan, dan lahan pertanian. Ada Madrasah Ibtidaiyah dan Taman Kanak-Kanak,” ujar Kepala Desa Sebaung Totok Hariyadi.

Sedangkan, jalan di Dusun Kertah, itu merupakan akses ke permukiman warga dan lahan pertanian. Menurut Totok, ada permukiman yang dihuni ratusan kepala keluarga dan ratusan hektare lahan pertanian yang dapat diakses melalalui jalan ini. “Sebelumnya jalan yang akan dirabat itu pernah dipaving pada 2004. Namun, sekarang rusak. Sehingga, mengganggu akses transportasi ke pertanian,” ujarnya.

Totok mengaku, juga menganggarkan pembangunan empat drainase. Yakni, di Dusun Krajan, Dusun Anggris, Dusun Taman, dan Dusun Sumber. Drainase ini akan dibangun untuk mengantisipasi luapan air ketika musim hujan. “Kalau banjir tidak cepat surut, butuh satu hari satu malam. Dengan adanya drainase, setelah hujan reda, banjir langsung surut,” ujarnya.

Dari empat drainase itu, dua di antaranya telah rampung dibangun. Yakni, di Dusun Anggris dan Dusun Krajan. “Kami juga membangun dua irigasi di Dusun Taman dan Dusun Sumber. Kami berharap lingkungan warga tidak banjir lagi dan akses transportasi lebih baik,” ujarnya.


Posyandu Rutin Beri Makanan Tambahan

Melalui Posyandu, Pemerintah Desa Sebaung, Kecamatan Gending, rutin memberikan makanan tambahan (PMT) warganya. Khususnya, kepada balita dan warga lanjut usia (lansia). Tujuannya, menjaga kesehatan dan asupan gizi mereka.

Pemberian makanan tambahan itu, rutin digelar sebulan sekali. Ada tujuh unit Posyandu yang selama ini aktif menjalankan program ini. Masing-masing dua unit di Dusun Krajan dan Dusun Kertah. Serta, masing-masing satu unit di Dusun Sumber, Dusun Anggris, dan Dusun Taman. “PMT (Pemberian Makanan Tambahan) memang dianggarkan dari Pemerintah Pusat untuk menjaga kesehatan warga,” ujar Kepala Desa Sebaung Totok Hariyadi.

Selama ini, ada 475 balita dan lansia yang saban bulan mendapatkan makanan tambahan. Masing-masing peserta dialokasikan makanan tambahan senilai Rp 5.000. Menu yang disediakan juga beragam. Seperti, kacang hijau, nasi, roti, telur puyuh, dan sebagainya.

“Dengan adanya PMT ini, tingkat kehadiran warga ke Posyandu semakin meningkat hingga 90 persen. Lebih antusias dari biasanya. Selain PMT, Posyandu juga rutin melaksanakan kegiatan penimbangan. Kami berharap anggaran Posyandu lebih meningkat, biar semakin berkembang,” ujarnya.


Pendapatan
Dana desa: Rp 946.026.000
Bagi hasil pajak: Rp 23.622.200
Alokasi dana desa: Rp 336.293.300
Silpa 2017: Rp 28.387.728
Total: Rp 1.334.329.228

Pengeluaran
Penyelenggaraan pemerintahan: Rp 341.348.500
Pelaksanaan pembangunan: Rp 787.562.500
Pembinaan kemasyarakatan: Rp 17.536.500
Pemberdayaan masyarakat: Rp 129.463.500
Tak terduga: Rp 8.407.000
Total: Rp 1.284.318.000

desa sebaung, kecamatan gending

RAMPUNG: Pengendara motor melintas di Jalan Dusun Krajan, Desa Sebaung. Jalan ini makin nyaman dilintasi setelah dirabat. (M. Hilal Lahan Amrullah/Radar Bromo)

(br/hil/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia