Senin, 28 May 2018
radarbromo
icon-featured
Tilik Desa
Desa Pikatan, Gending

Aspal Jalan, Perlancar Akses Warga

Kamis, 17 May 2018 10:15 | editor : Muhammad Fahmi

desa pikatan, kecamatan gending

LEBIH NYAMAN: Kades Pikatan saat melintas di ruas jalan Dusun Taman yang telah diaspal lapen tahun lalu. Tahun ini, rencana perbaikan ruas jalan kembali dilanjutkan. (M. Hilal Lahan Amrullah/Radar Bromo)

KEBERADAAN akses yang memadai dibutuhkan untuk menggerakkan roda perekonomian daerah. Bila roda perekonomian berjalan lancar, maka pembangunan di daerah itu bakal cepat tercapai.

-----------------

Pentingnya akses memadai jadi perhatian serius pemerintah Desa (Pemdes) Pikatan, Kecamatan Gending. Lantaran itu, tahun 2017 lalu, pemdes setempat telah merampungkan pengaspalan jalan di dua titik. Yakni, di Dusun Taman dan Dusun Jogokali.

Pilihannya yakni dengan proyek pengaspalan jalan lapisan penetrasi (lapen). Pengaspalan jalan itu dibangun sepanjang dua kilometer dengan lebar ruas jalan sekitar 3 meter.

Kepala Desa Pikatan Abd Nasis menjelaskan, ruas jalan setempat terakhir diaspal pada 2007 silam. Nah, saat ini kondisi jalan aspal itu telah rusak.

Warga banyak yang terjatuh lantaran jalan rusak itu. “Ban becak pun sampai bengkok saat hendak mengantar ke pasar. Tapi, itu dulu. Sekarang, jalan sudah enak dilintasi,” terang Abd. Nasis.

Kebetulan dua ruas jalan yang diaspal lapen itu akses penting warga. Jalan aspal di Dusun Taman merupakan akses penghubung antara Desa Pikatan dengan Desa Sebaung. Sedangkan jalan aspal Dusun Jogokali adalah akses penghubung antara Desa Pikatan dengan Desa Pendil, Kecamatan Banyuanyar.

Puluhan kepala keluarga (KK) dan 35 hektare lahan pertanian terdampak pembangunan jalan di Dusun Taman itu. Sedangkan di Dusun Jogokali, terdapat puluhan KK dan 25 hektare lahan pertanian yang terdampak.

Tak hanya itu, perbaikan jalan itu juga memudahkan warga untuk mengakses pendidikan. Sebab, di ruas jalan yang diaspal itu ada sejumlah lembaga pendidikan. Mulai SD Negeri, yayasan Pondok Pesantren Arrosyid. Serta, PAUD, TK, MI, MTs, dan MA.

Selain merampungkan proyek pengaspalan jalan, tahun lalu pemdes setempat juga merampungkan pavingisasi di Dusun Bunut. Ada empat titik rencananya.

Pavingisasi itu dilakukan di akses permukiman dan pertanian. Ada ratusan kepala keluarga (KK) dan 15 hektare lahan pertanian terdampak pembangunan itu.

“Sebelumnya, tidak ada jalan. Sebagian tanah warga, kami beli dan dibangun paving. Alhamdulillah, dari sebelumnya untuk angkut hasil pertanian masih ngoper sejauh 500 meter dengan dipikul, sekarang lebih lancar,” jelasnya.

Rehab ruas jalan masih jadi perhatian Pemerintah Desa (Pemdes) Pikatan, Gending. Tahun ini, pemdes setempat masih merencanakan pembangunan aspal jalan di dua titik.

Yakni di Dusun Bunut dan jalan Dusun Jogokali ke Dusun Bunut. Panjang total pengaspalan tahun ini sekitar dua kilometer. Tak hanya itu, tahun ini pemdes juga berencana menyelesaikan pavingisasi di enam titik. Yakni, di Dusun Bunut dan Dusun Jogokali.

Pavingisasi itu dibangun di Dusun Bunut. Sedikitnya, empat titik pavingisasi rampung dibangun. Sedangkan total pavingisasi adalah 1 kilometer.

Satu titik pavingisasi di Dusun Bunut RT 10 adalah akses ke permukiman dan pertanian. Ratusan kepala keluarga (KK) dan 17 hektare lahan pertanian terdampak pembangunan.

Tahun ini juga akan dibangun dua unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Drainase juga akan dibangun sepanjang 100 meter di Dusun Jogokali RT 7. Pasalnya, pada musim hujan, air dari sawah mengalir ke jalan yang posisinya lebih rendah dari lahan pertanian. “Sehingga, jalan sering rusak,” ujar Abd Nasis, kepala Desa Pikatan.


Posyandu Rutin Gelar PMT

Keberadaan Posyandu di Desa Pikatan cukup penting. Posyandu setempat rutin menggelar program pemberian makanan tambahan (PMT) bagi masyarakat. Agenda itu digelar tiap sebulan sekali.

Program itu bertujuan mengatasi penyakit gizi buruk di desa setempat. Tiga unit Posyandu aktif melaksanakan kegiatan rutin itu. Yakni, Posyandu Dusun Beringin, Posyandu Dusun Jogokali, dan Posyandu Dusun Bunut.

Ada 23 kader Posyandu yang diberdayakan dalam program itu. Tiap bulannya masing–masing kader dapat honor Rp 75 ribu. PMT yang diberikan bermacam-macam. Mulai susu, kacang ijo, dan aneka makanan lainnya.

Sasaran program itu adalah 250 balita. Masing-masing balita dianggarkan PMT sebesar Rp 5 ribu tiap bulannya. Dengan adanya PMT, tingkat kehadiran warga ke posyandu semakin meningkat hingga 95 persen.

Kader posyandu juga semakin disiplin. Selain pemberian PMT juga dilakuan penimbangan dan imunisasi. Bahkan, ibu hamil juga rutin dipantau. “Saya berharap posyandu dapat mengatasi masalah kesehatan di desa,” harap Kepala Desa Pikatan Abd. Nasis.


Pendapatan Desa
Dana Desa: Rp 988.654.000
Bagi Hasil Pajak: Rp 18.801.900
Alokasi Dana Desa: Rp 289.416.000
Silpa 2017: Rp 29.919.884
Total Pendapatan: Rp 1.326.791.784

Belanja Desa
Penyelenggaraan Pemerintahan Desa: Rp 299.768.750
Pelaksanaan Pembangunan: Rp 859.664.320
Pembinaan Kemasyarakatan: Rp 9.685.000
Pemberdayaan Masyarakat: Rp 109.988.500
Tak Terduga: Rp 7.235.400
Total Belanja: Rp 1.286.341.970

desa pikatan, kecamatan gending

PERLANCAR AKSES: Sejumlah warga melintas di jalan lingkungan di Dusun Bunut yang telah rampung dipaving. (M. Hilal Lahan Amrullah/Radar Bromo)

(br/hil/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia