Jumat, 25 May 2018
radarbromo
icon featured
Bangil

Penyaluran Bibit dan Pupuk Jagung untuk Petani Molor, Kenapa Ya?

Jumat, 18 May 2018 18:05 | editor : Fandi Armanto

palawija

ILUSTRASI: Petani jagung di Kabupaten Pasuruan. (Dok Jawa Pos Radar Bromo\)

BANGIL - Bantuan bibit dan pupuk untuk petani jagung di wilayah Kabupaten Pasuruan, belum bisa digulirkan. Pasalnya, Pemkab masih belum memperoleh distribusi bibit dan pupuk tersebut dari pemerintah pusat. 

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Pasuruan Ihwan menyampaikan, bantuan bibit dan pupuk jagung semula bakal digulirkan April lalu. Namun kenyataannya, hingga saat ini Pemkab belum memperoleh distribusi dari pusat. 

Sehingga, penyaluran bibit-bibit dan pupuk tersebut belum bisa direalisasikan. “Kami masih menunggu distribusi dari pemerintah pusat,” kata Ihwan. 

Meski begitu, mundurnya penyaluran bibit dan pupuk jagung bantuan itu, tak akan lama. Sebab, diproyeksikan bulan ini sudah bisa mulai didistribusikan. “Kami tidak tahu faktornya apa. Yang jelas, kami belum memperoleh distribusi dari pusat. Tapi, proyeksinya dalam bulan ini bantuan itu akan digulirkan,” terangnya. 

Dikatakan Ihwan, support bibit yang akan digulirkan pemerintah pusat mencapai 108 ribu kilogram. Sementara untuk pupuk, mencapai 360 ton. Bibit-bibit dan pupuk tersebut, akan disebar di 7.200 hektare lahan yang ada di wilayah Kabupaten Pasuruan. 

Targetnya, bisa meningkatkan produksi jagung tahun ini. Setidaknya kenaikan diancang-ancang bisa menembus 43.200 ton. Sehingga, produksi jagung tahun ini, diproyeksikan mencapai 293 ribu ton. 

“Tahun lalu, tingkat produksi jagung di Kabupaten Pasuruan mencapai 250 ribu ton. Kami targetkan, ada kenaikan hingga 43 ribu ton dari support bibit hibrida dan pupuk tersebut,” bebernya.

(br/fun/one/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia