Jumat, 22 Jun 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Pembacok Pemuda Sumberbendo Ditengarai Teman Lamanya

Senin, 11 Jun 2018 08:00 | editor : Fandi Armanto

dibacok, pembacokan, sumberbendo, sumberasih

NAHAS: Korban Yusid terkapar usai alami luka bacok di kepala dan tangan kananya, Minggu siang (10/6). (Rizky Putra Dinasti/Radar Bromo)

SUMBERASIH - Polisi masih mendalami kasus pembacokan yang dialami Yusid, 20. Pemuda Desa Sumberbendo yang dibacok saat cangkrukan di Desa Jangur, Kecamatan Sumberasih tersebut, sudah dimintai keterangan. Ditengarai, para pelaku yang membacok kepala dan tangannya itu, adalah teman lama korban.

Akibat dibacok, Yusid harus dilarikan ke IGD RSUD dr Moh Saleh karena alami sejumlah luka bacok. Beruntung dia masih bisa diselamatkan, meski harus kehilangan banyak darah.

Juardi, kakak Yusid menjelaskan, pagi itu adiknya pergi dijemput sejumlah temannya. “Sepertinya janjian. Saya saat itu di sawah. Tiba-tiba dikabari ada bacokan,” jelasnya saat ditemui di IGD RSUD dr Moh Saleh, Kota Probolinggo.

Juardi, sempat mendapat keterangan dari Roni, kawan Yusid yang ada di dekat lokasi kejadian. Diduga pelaku yang membacok dirinya yakni teman lamanya dulu. Diketahui Yusid baru lulus dari SMA di salah satu pondok Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

“Jadi, kabarnya adik saya saat itu sedang duduk di atas motor di pinggir jalan. Lalu dibacok di kepalanya. Pelakunya langsung kabur,” terangnya.

“Kalau dengar dari ceritanya, kemungkinan pembacokan ini motifnya dendam. Sebab, yang membacok adik saya itu teman lamanya. Saya tahunya dari cerita teman adik saya itu (Roni). Selain itu juga, Yusid sempat menyebutkanbahwa yang membacok dirinya berinisial SH, warga Kecamatan Kademangan,” jelas Juardi.

Terpisah Kapolres Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal menerangkan bahwa kasus itu masih dalam proses penyelidikan. Terkait apakah benar itu motif dendam atau bukan. Masih dalam penanganan. Lebih lagi ada beberapa saksi, seperti Roni yang dalam proses pemeriksaan. “Kami masih tangani dan lakukan proses penyelidikan. Untuk pelaku sudah dikantongi identitasnya,” singkatnya.

(br/mas/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia