Kamis, 21 Jun 2018
radarbromo
icon-featured
Hukum & Kriminal

Pemuda yang Sempat Dimassa di Warungdowo Dilepas Karena Tak Ada Bukti

Senin, 11 Jun 2018 11:00 | editor : Fandi Armanto

maling, pencuri, motor, curanmor, dimassa, dihakimi, ditangkap

DIBEBASKAN: Sugino (bertelanjang dada) ketika sempat diamankan di mapolsek Pohjentrek. (Istimewa)

PASURUAN - Setelah melampaui pemeriksaan selama 1x24 jam, Sugiono, 20, yang sebelumnya diduga merupakan pelaku pencurian motor di warung lesehan Warungdowo, akhirnya dibebaskan dari jeratan hukum. Polisi mengaku, belum ada cukup bukti yang menguatkan bahwa warga Desa Gunting, Kecamatan Wonorejo itu merupakan pelaku kejahatan.

Hal itu disampaikan Kasatreskrim Polresta Pasuruan, AKP Arumsari Puspita Dewi. Ia menyebutkan, bahwa setelah Sugiono ditangkap massa, memang sempat diamankan di Mapolsek Pohjentrek. Tujuannya, untuk memastikan keamanan Sugiono dari amuk massa. Selain itu, juga untuk memudahkan pemeriksaan polisi.

“Kemudian kami lakukan pengembangan lidik. Sebelumnya yang bersangkutan itu seperti orang linglung. Dugaan kami ia sedang mabuk karena pengaruh kecubung. Apalagi saat ditanya, awalnya mengaku pernah mencuri di lima TKP. Makanya, anggota saya minta melakukan pengembangan,” bebernya.

Dalam pengembangan itu, polisi pun kesulitan dalam menggali keterangan dan pengumpulan alat bukti. Arum mengatakan, Sugiono sempat menyebut empat orang temannya yang terlibat dalam curanmor di lima TKP itu. Namun, setelah ditelusuri tak ditemukan hasil.

“Ngakunya pernah mencuri di lima TKP di sekitaran Warungdowo, pekan lalu. Bersama empat temannya yang lain. Namun kami sempat datangi keempat temannya, ternyata pekan lalu mereka nonton bola di Bantul. Dan di lima TKP yang disebutkan, tidak ada informasi pencurian motor disana,” urai dia.

Arum juga menjelaskan, keberadaan Sugiono di sebuah warung lesehan Jumat (8/6) itu tidak terbukti dengan maksud mencuri motor. Ia berdalih, bahwa Sugiono saat itu sedang mabuk kecubung. Lantaran itu, ia pun tak sadar saat mendekati motor Honda Beat milik M Sueb yang terparkir di area warung lesehan itu.

“Jadi dia nge-fly. Seperti sedang halusinasi dan langsung mendekati motor, dia naikin motor seolah sedang mengendarai,” jelasnya.

Namun, lanjut Arum, keberadaan Sugiono diatas motor M Sueb itu terlanjur mengundang kecurigaan pemiliknya. Oleh karena itu, Sueb langsung berteriak maling dan warga pun berdatangan. Sugiono sempat melarikan diri dan tertangkap massa.

“Namun tidak ada tanda-tanda pencurian yang menguatkan. Misalnya ditemukannya kunci T untuk membuka setang motor. Alat buktinya tidak ada,” tegasnya.

Lantaran itu, Arum menyebut bahwa dugaan pidana yang semula dituduhkan kepada pelaku telah dicabut. “Ia hanya diperiksa selama 1x24 jam. Setelah tidak terbukti, langsung kami pulangkan,” pungkas Arum.

(br/tom/fun/fun/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia