Jumat, 22 Jun 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Dapat Kuota 25 Bibit Ikan, Penyebarannya Bakal Dibantu Provinsi

Selasa, 12 Jun 2018 11:45 | editor : Fandi Armanto

nelayan, perahu, kapal, menepi

BANYAK: Ratusan perahu nelayan di pesisir Lekok tengah parkir. Agar sumber daya alam di laut tak habis, perlu ada penyebaran bibit ikan di laut. (Dok. Radar Bromo)

BANGIL - Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Jawa Timur menyiapkan bibit benih ikan sebanyak 25 ribu ekor di Kabupaten Pasuruan. Targetnya, benih ini akan disebarkan pada September 2018 mendatang di perairan Lekok. Dengan begitu, Sumber Daya Alam (SDA) ikan di lautan tetap terjaga.

Slamet Nurhandoyo, kepala Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan melalui Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan mengatakan bahwa restocking atau penebaran benih ikan merupakan salah satu cara untuk menjaga pemulihan sumber daya ikan di perairan. Sehingga, penebaran benih ini menjadi penting untuk menjaga agar stok ikan tetap bertambah.

“Namun, karena sejak 2017 lalu kelautan sudah diambil alih oleh provinsi, maka penyebaran benih di lautan ditangani Dinas Kelautan di Provinsi Jawa Timur,” ujarnya.

Untuk tahun 2018 ini, penebaran benih di laut di Kabupaten Pasuruan mendapatkan program dari provinsi. Tahun ini ada sebanyak 25 ribu benih ikan jenis kakap yang disebarkan di laut. Jumlah ini dikatakan sedikit lebih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya sebanyak 20 ribu benih ikan. Untuk penyebaran sendiri akan dilaksanakan pada bulan September 2018 di perairan Lekok.

Alamsyah menambahkan, penyebaran benih ini adalah upaya untuk menjaga dan menambah SDA ikan di perairan laut. Ini, lantaran setiap tahun, nelayan rutin menangkap ikan-ikan di laut, sehingga jika tidak dibantu restocking, tak mungkin jumlah ekosistem bisa berkurang.

Dari data Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan jumlah nelayan di Kabupaten Pasuruan ada kurang lebih sebanyak 8 ribu nelayan. Jumlah tangkapan pun terus meningkat, dari tahun 2016 lalu sebanyak 9.206,1 ton dan meningkat sepanjang tahun 2017 mencapai 18.686 ton.

(br/eka/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia