Senin, 18 Jun 2018
radarbromo
icon-featured
Features

Begini Sibuknya Penyelenggara Pilkada Jelang Coblosan

Rabu, 13 Jun 2018 12:45 | editor : Muhammad Fahmi

penertiban, alat peraga, kampanye, pilkada, baliho

AMANKAN REKLAME MELANGGAR: Sejumlah petugas panwaslih Kota Probolinggo mengamankan sejumlah baliho yang melanggar. (Ridhowati Saputri/Radar Bromo)

HARI Raya Idul Fitri yang hanya berselisih 2 pekan dengan pelaksanaan pilkada serentak 2018, membuat penyelenggara pilkada tak bisa menikmati curi Lebaran dengan santai. Pasalnya, tahapan pilkada tetap harus dilaksanakan sesuai jadwal.

-----------------

Suasana Lebaran kian terasa. Tingginya intensitas kendaraan yang melintas di jalan raya, salah satu indikasinya. Selain itu, penuhnya pusat perbelanjaan juga menjadi penanda bahwa Lebaran kian dekat. Nah, momen Lebaran biasanya aktivitas perkantoran milik pemerintah sudah berkurang. Namun, tidak bagi KPU dan Panwaslih.

Seperti yang terlihat di kantor KPU Kota Probolinggo. Pelaksanaan pemilukada yang semakin dekat, tidak mempengaruhi ritme kerja penyelenggara pemilu tersebut. Tak hanya bagi penyelenggara pilkada saja, PNS yang bertugas di KPU dan Panwaslih juga mendapat imbasnya.

“Kami tidak libur Lebaran. Meskipun dalam peraturannya memang ada libur, tapi tetap ada yang piket,” ujar Azam Fikri, divisi Pencegahan dan Hubungan Antarlembaga Panwaslih setempat pada media ini, Senin (11/6). Petugas piket akan tetap menjalankan aktivitasnya pada 15 dan 16 Juni.

Hal ini untuk mengantisipasi jika ada laporan pelanggaran masuk ke Panwaslih selama libur Lebaran. “Jika tidak ada yang jaga, khawatir ada laporan pelanggaran yang terlewat,” ujarnya. Selama ini pun, Panwaslih tidak bekerja berdasarkan hari kerja.  “Kadang tanggal merah atau hari Ahad juga kerja,” imbuhnya.

Sedangkan selama masa libur Lebaran, ASN di Panwaslih juga akan mengikuti jadwal piket Lebaran. “Sudah ada surat edaran dari Bawaslu RI bahwa selama libur Lebaran diberlakukan piket,” ujarnya. Azam sendiri tidak terlalu mempersoalkan jadwal yang padat. Mengingat jadwal pelaksanaan pilkada juga semakin dekat.

Hal yang sama juga berlaku di KPU Kota Probolinggo. Bahkan, jadwal kegiatan KPU telah diatur sedemikian rupa pascalebaran. “KPU tidak libur. Hanya pas tanggal merah saja. Setelah itu masuk dan memang ada piket juga,” ujar Dwi Putranto, sekretaris KPU Kota Probolinggo.

Ahmad Hudri, ketua KPU Kota Probolinggo juga membenarkan pernyataan Dwi Putranto. Mengacu pada jadwal pelaksanaan pemilu, seharusnya pada tanggal 15, 16, dan 17 Juni 2018 adalah tahapan penyampaian Daftar Pemilih Sementara (DPS) Pemilu. “Tapi, kami ambil tanggal 17 karena tanggal 15-16 itu libur Lebaran,” ujarnya.

Sama halnya di Panwaslih, PNS di KPU juga tidak mendapatkan libur. “Cuma saya minta kepada Pak Sekretaris KPU (Dwi Putranto, Red) untuk mengatur jadwal staf. Sehingga, mereka tetap bisa silaturahmi pada keluarganya,” terang pria yang juga Wakil Ketua PC NU tersebut.

Agenda terdekat KPU, yakni 13 dan 14 Juni, dimana mereka harus menjalani tahapan persiapan logistik KPU.

(br/put/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia