Kamis, 21 Jun 2018
radarbromo
icon featured
Sportainment

Terpilih Jadi Ketua KONI Kabupaten Probolinggo, Ini Janji Sugeng

Rabu, 13 Jun 2018 10:10 | editor : Muhammad Fahmi

musorkablub, koni kabupaten probolinggo

MUSORKABLUB: Suasana musorkablub yang akhirnya memilih Sugeng Nurfindarko sebagai ketua KONI Kabupaten Probolinggo secara aklamasi. (Mukhamad Rosyidi/Radar Bromo)

MAYANGAN - Posisi ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Probolinggo yang ditinggalkan Gandhi Hartoyo, akhirnya terisi. Selasa (12/6), Sugeng Nurfindarko yang menyatakan bersedia dipilih sebagai ketua langsung terpilih secara aklamasi. Sebab, sejumlah pengurus KONI tidak ada yang menyatakan bersedia menjadi ketua.

KONI Kabupaten Porbolinggo sendiri menggelar Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) di Pendapa Kabupaten Probolinggo. Acara ini dihadiri sejumlah pejabat. Termasuk, Pj Bupati Probolinggo Tjahjo Widodo; Kepala Dinas Pemuda Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayan Sidik Wijanarko; dan perwakilan KONI Provinsi Jawa Timur.

Sugeng Nurfindarko yang sebelumnya ditunjuk menjadi pelaksana tugas ketua KONI, hadir dan sempat menjadi ketua sidang sementara. Kemudian posisinya digantikan pengurus lain yang dipilih forum. Setelah itu, ketua sidang membacakan persyaratan, salah satunya untuk menjadi kandidat ketua harus menyatakan surat ketersediaan.

Ternyata, surat yang masuk hanya satu, dari Sugeng. Karenanya, Sugeng secara aklamasi langsung ditetapkan menjadi ketua KONI Kabupaten Probolinggo.

“Saya harap yang mendukung saya tadi harus men-support penuh. Sebab, tanpa dukungan segenap pengurus, saya tidak akan menjadi ketua. Segenap pengurus harus suportif. Jika tidak suportif, berhenti saja dari kepengurusan,” ujar Sugeng.

Setelah terpilih, Sugeng mengaku akan segera menyusun tim personalia yang baru dan solid. Dengan moto one tim, one spirit, one full. Ia berjanji akan membangun KONI lebih baik dalam periode 2018-2020.

“Selama 100 hari kerja sesuai skala prioritas. Kami mendorong pemerintah melakukan rehabilitasi prasarana. Seperti, Stadion Gelora Kraksaan dan wisma atlet. Itu, tidak lain untuk mencetak atlet Kabupaten Probolinggo yang lebih baik,” ujarnya.

Selama masa kepemimpinannya, Sugeng mengaku akan mendorong ada cabang olahraga (cabor) baru di Kabupaten Probolinggo. Meliputi, cabor selam, cabor panjat tebing, dan cabor para layang.

“Agar semuanya terwujud, kami akan melakukan kerja sama dengan pengurus dan cabor sebaik mungkin. Kami akan memprioritaskan berdasarkan potensi dan prestasi atlet untuk menunjang anggaran,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dispora Pabrud Kabupaten Probolinggo M. Sidik Wijanarko mengatakan, KONI harus bergerak cepat. Sebab, tahun depan akan mengikuti Porprov.

Pada Porprov sebelumnya, Kabupaten Probolinggo ada di peringkat 23. “Dulu ada di peringkat 23. Kalau bisa, target masuk jajaran lebih bagus daripada kemarin. Paling tidak ada di posisi belasan,” harapnya.

(br/sid/mie/mie/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia