Selasa, 19 Jun 2018
radarbromo
icon-featured
Probolinggo

Proyek Tol Paspro Dihentikan saat Cuti Lebaran, Progres 76,042 persen

Rabu, 13 Jun 2018 09:30 | editor : Muhammad Fahmi

tol, proyek, jalan, paspro, pasuruan-probolinggo

MANDEK DULU: Proyek tol Paspro di Leces. (Zainal Arifin/Radar Bromo)

LECES - Proyek pembangunan jalan tol Pasuruan-Probolinggo (Paspro) dihentikan sementara saat libur Lebaran. Yakni, mulai Senin lalu (11/6) sampai 24 Juni mendatang. Hal itu dilakukan karena pekerja proyek mudik ke kampung halamannya.

Kepala proyek tol Paspro dari PT Waskita Karya, Sutriman mengatakan, sejak awal, pihaknya memang menargetkan penyelesaian proyek di angka persentase tersebut sebelum mudik Lebaran.

“Untuk progres pengerjaannya, sudah mencapai 76,042 persen,” ujarnya. Sayang, saat ditanya terkait pembangunan proyek yang belum terselesaikan, Sutriman enggan menjawab.

Seluruh pekerja proyek yang berjumlah sekitar 400 orang, 9 Juni lalu telah dipulangkan. Pemulangan itu dilakukan di lokasi proyek tol. Yakni, di simpang susun Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo. Seluruh pekerja proyek mendapat fasilitas mudik gratis dari perusahaan.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Tol Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Agus Minarno mengatakan, berdasarkan laporan dari PT Waskita Karya sebagai pelaksana proyek itu, progresnya telah mencapai 76 persen.

“Untuk seksi 1, 2, dan 3 pembangunan jalan tol Paspro ini telah mencapai 76 persen. Artinya, kurang 24 persen lagi selesai,” terangnya. Ia menjelaskan, pembangunan proyek tersebut ditargetkan selesai Oktober mendatang. Sedangkan untuk seksi 4 masih dalam tahapan perencanaan.

“Targetnya, Oktober sudah selesai semua. Untuk yang seksi 4 kan masih dalam tahapan penetapan lokasi oleh gubernur. Sedangkan untuk pembebasan lahannya akan dilakukan bulan depan,” ujarnya. Berbeda dengan pembebasan lahan seksi 1, 2, dan 3 yang telah mencapai 98,20 persen.

Dalam proyek ini, sedikitnya ada 33 jembatan kecil yang dikerjakan. Jembatan tersebut terdiri atas berbagai fungsi. Mulai dari jalan dan juga saluran irigasi. Dari 33 jembatan itu, yang telah terselesaikan sekitar 21 jembatan.

“Untuk jembatan kecil yang meliputi jembatan saluran irigasi, closing jalan, dan lainnya itu yang belum selesai sekitar 12 jembatan. Ini, yang kami kebut penyelesaiannya,” tandasnya.

Diketahui, pengerjaan proyek tol Paspro sendiri tak sepenuhnya berjalan mulus. Selain insiden ambruknya girder tol yang merenggut nyawa pekerjanya, juga ada aksi protes yang dilakukan warga.

(br/sid/mie/mie/JPR)

Alur Cerita Berita

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia