Kamis, 21 Jun 2018
radarbromo
icon featured
Pasuruan

Tangkapan Perikanan Darat di Triwulan Pertama Tembus 141 Ton

Kamis, 14 Jun 2018 12:30 | editor : Fandi Armanto

tambak, busmetik, tambaklekok, lekok

AIR TAWAR: Salah satu contoh tambak air darat di Kabupaten Pasuruan. (Dok. Radar Bromo)

BANGIL - Tak hanya sektor perikanan laut yang jadi andalan Kabupaten Pasuruan. Sektor perikanan darat kawasan setempat juga menggeliat.

Di triwulan pertama tahun 2018, tangkapan ikan perairan darat tercatat sudah mencapai 141,1 ton. Jumlah ini jauh lebih tinggi dari tangkapan tahun lalu yang rata-rata per triwulannya mencapai 76 ton.

Alamsyah Supriadi, kepala Bidang Kenelayanan pada Dinas Perikanan setempat mengatakan, perairan di darat seperti sungai, danau, sampai waduk juga banyak dimanfaatkan oleh nelayan sekitar.

Untuk perikanan darat, paling tinggi masih didominasi di Ranu Grati yang hasil tangkapannya mencapai 40 persen tangkapan di perairan darat. “Di Sungai, waduk sampai danau juga banyak potensi ikan. Sehingga, masyarakat sekitar banyak yang memanfaatkan baik untuk mata pencaharian juga hobi,” jelasnya.

Selama ini, pengelolaan perairan darat memang masih wewenang Dinas Perikanan Kabupaten Pasuruan. Kondisi itu berbeda dengan potensi perikanan di laut yang sudah diambil alih Pemprov Jawa Timur. Sehingga, setiap tahun Dinas Perikanan juga bertanggung jawab menjaga ekosistem termasuk menjaga populasi ikan di perairan darat.

Tahun 2017 lalu, tangkapan ikan di perairan darat ini mencapai 304,6 ton, jumlah ini meningkat dari tahun 2016 yang hanya mencapai 182,4 ton. Sedangkan di triwulan pertama tahun 2018, tercatat tangkapan ikan sudah mencapai 141,1 ton.

(br/eka/fun/fun/JPR)

 TOP
 
 
 

Subscribe

E-Paper
Follow us and never miss the news
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia