Senin, 25 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember Events

Sambut Positif Agenda Jember Berkebun

Sabtu, 13 Jan 2018 12:10 | editor : Dzikri Abdi Setia

jalan sehat, bernardy land, radar jember,

DUKUNGAN PENUH: Dinas lingkungan hidup memberikan apresiasi dan dukungan positif terhadap agenda Jember Berkebun yang akan dimulai akhir Januari ini. (Panitia JJS dan Jember Berkebun For Radar Jember)

Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember menyambut positif gerakan Jember Berkebun yang akan dilaksanakan pada Minggu, 28 Januari 2018. Acara ini mengangkat konsep urban farming yang sudah banyak diterapkan di kota-kota besar.

Lewat acara bertajuk JJS dan Tanam Perdana Jember Berkebun di Bernady Land Slawu, panitia ingin meningkatkan semangat olahraga sekaligus menggerakkan urban farming di lingkungan masyarakat. Inisiasi ini disambut positif oleh Dinas Lingkungan Hidup Jember yang disampaikan dalam kunjungan panitia JJS dan Jember Berkebun kemarin (11/1).

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jember Arismaya Parahita, gerakan Jember Berkebun ini merupakan langkah kreatif dan inovatif sebagai sarana menyebarkan semangat positif peduli lingkungan hidup dan tata kota. “Kami menyambut positif kegiatan ini, karena mengajak masyarakat memanfaatkan lahan ‘tidur’ di kawasan perkotaan untuk diubah menjadi lahan pertanian atau perkebunan produktif,” terangnya.

Dia menambahkan bahwa dengan berkebun akan tercipta suasana lingkungan sejuk dan nyaman karena pengaruh ekologi lingkungan yang segar. Semakin banyaknya tanaman hijau membuat pasokan oksigen di wilayah perkotaan semakin terjamin. “Efeknya sangat bagus bagi lingkungan dan juga bagi kesehatan kita. Kota Jember akan menjadi lebih segar dan bersih serta hijau,” tambahnya.

Dari segi ekonomi, kegiatan Jember Berkebun ini secara tidak langsung akan menambah penghasilan bagi para pegiatnya. Begitu pula dari sisi sosial, komunitas ini secara tidak langsung akan mengurangi penganguran.  “Selain itu sisi positif lainnya adalah bisa membuat ruang terbuka hijau yang saat ini mulai berkurang di kota-kota besar,” imbuh Arismaya.

Urban Farming merupakan konsep berkebun atau bertani di kawasan perkotaan dengan memanfaatkan lahan-lahan yang menganggur, lahan sisa yang sering dianggap negative space untuk kota. Konsep ini telah banyak dilakukan di beberapa kota besar dunia dan mendapatkan tanggapan yang positif dari masyarakat perkotaan.

 “Tujuan tanam perdana ini adalah mengisi lahan kosong menjadi lahan produktif, mengedukasi masayarakat supaya gemar berkebun, serta menyukseskan program pemerintah di bidang lingkungan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Ketua Panitia JJS dan Jember Berkebun Hengky Kurniawan.

Oleh karena itu, Bernady Land sebagai salah satu pengembang properti ternama di Jember, bekerja sama dengan Jawa Pos Radar Jember ingin memperkenalkan konsep urban farming yang dikemas dengan bentuk sederhana dan mudah diterima masyarakat. 

Gerakan Jember Berkebun dan JJS ini mendapat dukungan dari berbagai pihak antara lain; Dinas Pertanian, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pariwisata, Bank BTN, Bank Prima, Bank BNI, Dira Park, Gapensi, Indomaret, F1 Printing, Temprina, Air Minum Al Qodiri, Telkom Indonesia, Rajawali Putra, Hazora, serta Komunitas Indonesia Berkebun.

Peserta cukup membayar uang pendaftaran Rp 5 ribu di stan pendaftaran yang dibuka di Jawa Pos Radar Jember dan Kantor Pemasaran Bernady Land. Informasi lebih lanjut bisa menghubungi Rini/Nidia (0331-483545), Mulyadi (081249110000), Yerri (082331409409), Diana (081239004160),  Henky (082140666551) atau di Kantor Pemasaran Bernady Land (082132344445). 

(jr/lin/hdi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia