Minggu, 24 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Kecelakaan, Maling Motor Nyaris Dimassa 

Jumat, 19 Jan 2018 07:05 | editor : Dzikri Abdi Setia

Curanmor, Maling Dimassa, Radar Jember,

APES: Tersangka M. Ridwan Efendi, 15, berhasil ditangkap massa setelah motor curiannya mengalami kecelakaan Selasa (16/1). (Jumai/Radar Jember)

Apes. Kabur dengan motor curian Yamaha Jupiter Z, Mohamad Ridwan Efendi, 15, warga Dusun Kemuning Lor, Desa Kemuning, Kecamatan Panti malah tertangkap massa. Tersangka dengan mudah ditangkap massa setelah mengalami kecelakaan.  Bahkan, tersangka nyaris dimassa. 

Beruntung, polisi segera mengamankan pelaku. Sebab, massa yang berdatangan kian beringas melihat tersangka. Saat itu juga, tersangka langsung digelandang ke Mapolsek Panti untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Sejatinya, orang yang mengambil Yamaha Jupiter Z milik M. Ilyas, 33, warga Desa Serut, Kecamatan Panti sekitar pukul 07.30 Senin (15/1) adalah Erfan, teman tersangka. Sementara tersangka bertugas melakukan pemantauan situasi. Setelah motor Yamaha Jupiter Z berhasil diambil dari rumah korban Ilyas, motor diserahkan ke Ridwan. Sementara Erfan membawa motor yang sebelumnya dikendarai Ridwan. 

Setelah tukar motor, lantas dua pelaku langsung menggeber motornya masing-masing. Namun, saat itu korban mengetahui motornya dibawa kabur maling. Korban langsung melakukan pengejaran sambil berteriak. Warga di sekitar lokasi langsung merespons ikut melakukan pengejaran. 

Upaya massa melakukan pengejaran berhasil. Tersangka yang panik terperosok di jalan yang menikung tajam di Dusun Mencek, Desa Serut, Kecamatan Panti. Saat itu juga, massa langsung menghadiahi bogem mentah kepada pelaku Ridwan. Sementara Erfan berhasil melarikan diri. “Sementara ini kami sudah mengamankan Ridwan, sedangkan Erfan masih dalam pengejaran karena berhasil kabur,” ujar Kapolsek Panti AKP M. Zuhri. 

Setelah ditelusuri, ternyata Ridwan dan Erfan sudah melakukan pencurian sebelumnya. Mereka mencuri motor Honda Supra di wilayah Durjo, Kecamatan Sukorambi. Motor yang dicuri tersebut, berdasarkan pengakuan Ridwan, berhasil dijual seharga Rp 1 juta.

Namun, Erfan belum membagi uang hasil penjualan motor tersebut dengan Ridwan. “Dengan alasan nanti akan dibagi setelah melakukan pencurian yang kedua. Ridwan pun mengiyakan dan mereka kembali melakukan aksi pencurian. Ide mencuri motor itu dari Erfan dengan mengajak Ridwan,” ujar Zuhri.

Sebagai pengembangan kasus, petugas Polsek Panti akan terus melacak keberadaan Erfan untuk mempertanggungjawabkan kejahatannya. “Dari kejadian ini, akan kami kembangkan penyelidikannya. Karena dari curanmor sebelumnya berhasil dijual kepada seseorang yang diduga sebagai penadah barang curian motor,” pungkas Zuhri.

(jr/jum/aro/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia