Sabtu, 23 Jun 2018
radarjember
icon featured
Pendidikan

Start up Baru Bidang Teknologi Informasi

Jumat, 19 Jan 2018 07:40 | editor : Dzikri Abdi Setia

Pameran IT, Polije, Radar Jember,

INOVASI TEKNOLOGI: 55 produk inovasi di bidang teknologi karya mahasiswa Jurusan Teknologi Informasi dipamerkan di Polije, kemarin. (Bagus Supriadi/Radar Jember)

Beberapa produk inovasi di bidang teknologi dipamerkan di ruang Jurusan Teknologi Informasi (TI) Politeknik Negeri Jember, Rabu (17/1). Inovasi tersebut merupakan produk start up dari mahasiswa mulai dari software teknologi  manajemen hingga pemasaran.

Event kedua tersebut menampilkan 55 produk teknologi dari Prodi Management Informatika, Teknik Komputer, dan Teknik Informatika. “Sudah ada dua produk teknologi mahasiswa yang dibeli pengunjung,” kata Wahyu Kurnia Dewanto, ketua Jurusan TI Polije.

Pameran ini adalah wadah bagi mahasiswa yang memiliki kreativitas di bidang teknologi. Setiap semester mereka dituntut membuat inovasi terbaru di bidang teknologi. Yakni melakukan survei kebutuhan masyarakat untuk memudahkan rutinitas. 

Misal, kata Wahyu, pengusaha yang kesulitan di bidang pemasaran, mahasiswa TI memberikan solusi dengan membuat aplikasi untuk memudahkan pengusaha. “Jadi, mereka survei dulu apa kebutuhan masyarakat atau pedagang,” ucapnya. 

Dia menjelaskan, produk yang muncul dari mahasiswa itu merupakan tugas praktikum yang dibuat selama satu semester. Setiap mahasiswa memiliki satu produk di bidang teknologi. “Kami menginginkan produk ini bisa dipakai, bukan hanya untuk tugas saja,” paparnya.

Event kedua yang diselenggarakan setiap tahun tersebut ingin mengenalkan produk mahasiswa dan alumni pada masyarakat, terutama pengusaha. Sebab, jurusan TI merupakan prodi yang berbasis praktikum dan menghasilkan produk.

Dia menambahkan, produk itu merupakan karya dari mahasiswa semester satu hingga semester lima. Semuanya masih berbentuk prototype. Namun, memiliki daya tawar tersendiri bagi para pengunjung. “Yang sudah terjual itu aplikasi catering dan inventaris,” jelasnya.

Salah satu inovasi start up yang dipamerkan meliputi bilik suara. Yakni aplikasi untuk pencoblosan secara online. Kemudian, aplikasi sistem informasi perpustakaan untuk memudahkan proses peminjaman, pencarian hingga keanggotaan perpustakaan. “Nama aplikasinya big book, untuk perpustakaan,” kata Fedy Rahmatullah, salah satu mahasiswa Polije. 

Selain itu, ada juga aplikasi Pangku, yakni software untuk penjualan berbagai macam peralatan ternak unggas. Dari sana, peternak bisa melihat penyakit dan vaksin apa saja yang cocok untuk unggas. Kemudian, beberapa tips buat peternak dalam memilih bahan pakan dan jenisnya. 

“Ini aplikasi smart kasir,” tambah Firmansyah, mahasiswa lainnya. Aplikasi untuk memudahkan pedagang dalam melakukan transaksi karena semua serba digital dan tercatat dengan baik. Tak hanya itu, ada juga aplikasi alat penyewaan dekorasi, yakni sistem yang menangani persewaan alat antara produsen dan pelanggan. 

(jr/gus/hdi/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia