Minggu, 27 May 2018
radarjember
icon featured
Mak Taker

Sekuintal Itu Ternyata Empat Puluh Kilogram

Sabtu, 03 Feb 2018 16:45 | editor : Dzikri Abdi Setia

cong kenek, lumajang, radar semeru,

Politik zaman now, meleset sedikit saja bisa di-bully habis-habisan. Makanya, kalau jadi e-tim, jangan mudah mengumbar janji. Janji sekintal, ternyata gak sampai.

Beginilah jika coba-coba tidak konsisten. Cong Kenek ini contohnya. Pemuda yang belakangan ini macak jadi e-tim sukses ini ke mana-mana selalu mengagung-agungkan junjungannya. “Wes rek, gaweo acara. Engkok aku bandare,” ucapnya.

Entah sudah terkomunikasikan atau tidak, yang jelas, Cong Kenek sudah menyanggupi. Membuat Mat Tasan lega. “Yowes Cong, gawe acara mancing-mancing ae. Pesertane kan akeh. Aku bagian ngelumpukne peserta, awakmu bagian nekakno calone. Jok lali gowo iwak yoh,” kata temannya itu.

Karena sudah klir urusan dukung mendukung, Cong Kenek bersemangat. “Sip lek ngunuh. Njaluk iwak pirang liter? Eh salah, maksudku jaluk pirang kilo,” tanyanya. “Kuatmu piro Cong,” tanya balik Mat Tasan. “Sak karepmu,” tegasnya.

Karena ditantang, akhirnya Mat Tasan gunggungan. “Yowes, sak kintal yoh. Mosok calon gak kuat nukokno iwak sak kuintal,” tegasnya. “Enteng. Oke wes, sesok ndang dieksekusi,” ungkap Cong Kenek.

Entah bagaimana ceritanya, di saat hari H tiba, Cong Kenek yang ditagih Mat Tasan dan puluhan temannya gelagapan. “Cong, mumpung acarane gurung mulai, ayok gowo reneh iwake,” tanyanya. “Wes enek, jukuken wes,” jawabnya.

Saat melihat ikan itu, Mat Tasan dan puluhan temannya sambat. “Adiah, mek sak meneh Cong. Ayok ditimbang,” jelasnya. Cong Kenek diam saja. Tapi Mat Tasan, Mat Nganu, dan Mat Pi’i langsung menimbang ikan itu. “Duuh, kah, kok cuma petangpuluh kilo Cong,” protesnya.

Cong Kenek terdiam. Namun, semua malah geleng-geleng pada Cong Kenek. “Tibakne sak kuintal iku sama dengan patang puluh kilo Rek,” kata Mat Tasan. “Iyo berarti San, iwak sak kintal iku patang puluh kilo plus banyu sisane. Timbangen dewe banyune neng kali iki,” ucap Mat Nganu sambil ngakak-ngakak menertawakan Cong Kenek.

Cong Kenek kehabisan akal. Dia hanya diam ketika ditanya teman-temannya. “Sesok-sesok, ojok yes mak yes kowe Cong, geletek tibakne,” sindir teman-temannya yang langsung menuju ke lokasi pemancingan sambatan pada kelakuan Cong Kenek. 

(jr/fid/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia