Senin, 25 Jun 2018
radarjember
icon featured
Kesehatan

Simpan Darah di Tubuh Pendonor

Rabu, 07 Feb 2018 11:35 | editor : Dzikri Abdi Setia

PMI Jember, RADAR JEMBER,

SOSIAL: Para pendonor darah yang tinggal di Kecamatan Bangsalsari tampak antusias ikut kegiatan donor darah yang diselenggarakan tim mobil UTD PMI di Pendapa Kecamatan Bangsalsari. (PMI FOR RADAR JEMBER)

PMI Kabupaten Jember terus berupaya keras untuk meningkatkan jumlah pendonor tiap tahunnya. Sebab, jumlah pasien yang membutuhkan  sumbangan darah juga makin banyak di Jember. Bahkan, kabupaten tetangga juga sering minta bantuan ke Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Jember. 

Upaya keras UTD PMI Jember membuahkan hasil. Jumlah pendonor darah terus bertambah dengan signifikan. Bahkan, kadang kala, tim MU UTD PMI Jember agak kewalahan menerima permintaan kegiatan donor darah. Karena itu, UTD PMI Jember bikin terobosan untuk menyimpan darah di tubuh pendonor darah. 

Maksudnya, darah dari pendonor tidak dijadikan stok di ruang penyimpan di UTD PMI Jember. Tetapi tetap disimpan tubuh pendonor alias tidak diambil dulu. Darah baru diambil ketika sedang dibutuhkan. “Kini terus dilakukan sosialisasi agar darah disimpan di tubuh pendonor bukan di ruang penyimpanan UTD PMI Jember,” kata Ketua PMI Kabupaten Jember H EA Zaenal Marzuki SH MH. 

Menurut dia, darah yang disimpan di ruang penyimpanan UTD PMI memiliki masa kedaluwarsa. “Kalau tetap di tubuh kan tidak ada kedaluwarsanya sehingga tidak ada darah yang rusak karena terlalu lama menyimpannya,” imbuh pria yang sehari-hari juga menjadi ketua Peradi Jember tersebut. 

Dia menjelaskan, UTD PMI akan membangun sistem agar pola penyimpanan darah di tubuh pendonor bisa berjalan maksimal. “Yang penting adalah adanya sistem yang berjalan. Dengan sistem yang baik maka pola penyimpanan darah di tubuh pendonor juga akan berjalan baik,” imbuhnya. 

Direktur UTD PMI Jember dr Dudung Ari Rusli menguatkan baiknya pola penyimpanan darah di tubuh pendonor. “Yang paling baik memang menyimpan darah di dalam tubuh pendonor” ujar dr Dudung Ari Rusli kepada Jawa Pos Radar Jember. 

Menurut dia, pihaknya akan membenahi sistem yang ada agar pola penyimpanan darah di tubuh pendonor. “Intinya kalau darah dibutuhkan stok ready. Pendonor ready untuk diambil darahnya,” imbuhnya. 

(jr/aro/was/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia