Rabu, 20 Jun 2018
radarjember
icon featured
Ekonomi Bisnis

Harga Cabai Rawit Tembus Rp 30 Ribu

Jumat, 16 Feb 2018 08:45 | editor : Dzikri Abdi Setia

harga cabai rawit, radar semeru,

Harga cabai di pasaran di Lumajang sudah tembus Rp 30 ribu per kilogram. Kenaikan tertinggi terjadi jenis cabai rawit. Diperkirakan harga cabai rawit akan terus naik seiring minimnya pasokan ke pasaran. 

Berdasarkan data yang diperoleh Jawa Pos Radar Semeru, di Pasar Sukodono, harga cabai rawit nangkring Rp 30 ribu per kilogram sejak Rabu (13/2). Harga yang lebih murah ditawarkan di Pasar Baru dan Pasirian. Di Pasar Baru dan Pasar Pasirian, harga cabai rawit sama persis, Rp 29 ribu per kilogram. Sehari sebelumnya (13/2) kedua pasar tersebut malah menjualnya Rp 28 ribu per kilogram. 

Untuk jenis cabai biasa, Pasar Sukodono menjual dengan harga Rp 28 ribu per kilogram. Harganya tetap selama dua hari terakhir. Harga yang stabil juga terjadi di Pasar Pasirian. Di pasar ini, cabai biasa malah dijual seharga Rp 25 ribu per kilogram. Hanya di Pasar Baru yang sedikit mengalami gejolak harga. Kemarin, cabai biasa di Pasar Baru naik dari Rp 27 menjadi Rp 28 ribu.

Harga paling stabil terjadi pada cabai keriting. Tiga pasar menjualnya di harga yang sama selama dua hari terakhir. Pasar Baru menjual pada harga Rp 24 ribu per kilogram, Pasar Pasirian Rp 27 ribu per kilogram, dan Pasar Sukodono Rp 28 ribu per kilogram.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Lumajang Bambang Suryo menuturkan, harga cabai mulai cenderung tinggi sejak awal Januari kemarin. Persediaan cabai lokal yang mulai habis, mengharuskan pedagang mengambil cabai dari daerah tetangga, seperti Probolinggo dan Jember. “Cabai mulai tinggi. Pantauan terakhir, kemarin harganya ada yang sampai Rp 30 ribu per kilogramnya.

Dia menjelaskan, terjadinya kenaikan harga cabai murni karena pasokan lokal yang sudah habis. Bukan karena momentum Imlek apalagi jelang kampanye pilkada. Menurut dia, kedua momentum itu sejauh ini tidak memberi dampak yang signifikan pada kenaikan harga-harga. 

(jr/was/aro/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia