Selasa, 19 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Selamat Jalan Pak Masduki

Rabu, 21 Feb 2018 19:49 | editor : Dzikri Abdi Setia

Masduki Wafat, DPRD Jember, Radar Jember,

Alm. Masduki (dokumen)

Ratusan warga mengantar kepergian Masduki, Ketua Fraksi Gerindra DPRD Jember ke tempat peristirahatan terakhirnya di Pemakaman Umum Desa Glundengan, Wuluhan, Jember, kemarin.

Sebelum menjadi anggota DPRD, Masduki juga pernah menjabat sebagai kades Glundengan periode 2001-2006. Nafi Sya’roni, anak pertama almarhum mengatakan, Masduki memang menderita penyakit komplikasi sejak satu setengah tahun yang lalu. Mulai dari jantung, darah tinggi, gula darah, dan beberapa penyakit lainnya. Sejak saat itu ayahnya sering keluar masuk rumah sakit.

Sampai akhirnya menghembuskan nafas terakhirnya, terhitung sebanyak enam kali Masduki keluar masuk rumah sakit. “Problemnya bergantian, kalau tidak jantung ya gula darah turun. Jika bukan itu darah tinggi. Mulai satu setengah tahun lalu bapak keluar masuk rumah sakit,” katanya.

Dia menambahkan, Senin lalu ayahnya kembali drop. Sehingga, harus mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit dr Soebandi. Sampai akhirnya, pada Selasa 20/2 kemarin Masduki menghembuskan nafas terakhirnya pada pukul 03.35.

Di mata anggota Polsek Ambulu ini, Masduki adalah sosok ayah yang bertanggung jawab dan rajin beribadah.

Air mata Nafi kembali mengalir saat ditanya pesan terakhir almarhum pada anak-anaknya. “Bapak selalu bilang, jangan tinggalkan salat dan jangan pernah menyakiti orang lain,” tutupnya. 

Selain itu, Masduki juga dikenal sebagai politisi ulung. Semasa hidupnya, beberapa pertandingan politik yang diikutinya berhasil dia taklukan. Mulai dari kontestasi pemilihan kepala desa hingga pemilihan calon legislatif (caleg) di dua pemilu pun berhasil mengantarkannya jadi juara.

Pria yang pernah menjadi guru SMP dan MTs sejak era Orde Baru ini sudah aktif menjadi pengurus PPP di tingkat kecamatan. Dia pun pernah gabung jadi kader PKB. Kemudian, pindah haluan jadi caleg Partai Gerindra. Namun, sebelumnya (2001), Masduki pernah menjabat sebagai Kades Glundengan Wuluhan.

Ketua Fraksi Nasdem DPRD Jember Budi Wicaksono mengaku kehilangan sejawat politisi beda partai. Kata politisi asal Kecamatan Panti itu, Masduki dikenalnya sebagai sosok senior yang tak pelit berbagi pengalaman. “Solidaritas almarhum tinggi,” pujinya.

Pun demikian dengan Ketua Fraksi Hanura-Demokrat DPRD Jember, Isa Mahdi. Kata Isa yang juga pengasuh Ponpes Darus Solihin Puger, Masduki dikenalnya sebegai sosok yang komunikatif. “Saya sangat nyambung saat partai menugaskan kami berkomunikasi,” pungkasnya.

(jr/mar/rul/wah/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia