Senin, 18 Jun 2018
radarjember
icon featured
Kesehatan

Jangan Tunggu Sakit untuk Hidup Sehat!

Jumat, 23 Feb 2018 13:45 | editor : Dzikri Abdi Setia

RSD dr Soebandi Jember,

Pola hidup sehat semakin populer dijalankan seiring dengan meningkatnya kesadaran masyarakat dan semakin terbukanya akses informasi. Namun, banyak juga yang masih menganggap remeh. Anggapan bahwa hidup harus dinikmati kadang membuat orang melupakan pentingnya hidup sehat. Sampai, kabar buruk datang, barulah mereka menyadari bahwa hidup sehat tidak bisa terjadi begitu saja. Tetapi, harus dibiasakan sejak kecil. 

 “Menjalani pola hidup sehat sebenarnya tidak sulit jika dilakukan sejak kecil. Sejak masa hamil, seorang ibu harus mengonsumsi makanan sehat,” kata kepala Instalasi Humas dan PKRS RSD dr Soebandi Jember, dr Justina Evy Sp KJ.

Selain itu, kata dia, kebiasaan sehat itu dilanjutkan ketika masa tumbuh-kembang. Dengan kebiasaan sejak dini, tidak sulit bagi anak untuk terus membiasakan diri hidup sehat sampai mereka dewasa. “Dan nantinya, diharapkan mereka juga mengajarkan pola hidup sehat pada anak cucu dan teman-temannya,” paparnya .

Jadi, kata dia, jangan salahkan anak jika mereka tidak suka makan sayur karena bisa jadi karena sejak dalam kandungan, mereka tidak dibiasakan mengonsumsi makanan sehat dan bergizi. Apalagi, saat ini iklan tentang bumbu penyedap dan aneka makanan instan begitu merajalela. 

“'Begitu televisi menyala, iklan-iklan itu berseliweran dan tanpa disadari menjajah pola pikir kita yang pada akhirnya memengaruhi persepsi kita, khususnya ibu rumah tangga dalam mengurus anak,” ujarnya. Bahkan, ikut pula memengaruhi pola pikir anak tentang makanan yang lezat dan tidak lezat. Makanan yang ada di televisi akan mereka anggap sebagai makanan yang lezat dibandingkan makanan yang disiapkan ibu mereka.

Alhasil, gaya hidup, pengaruh media massa, iklan yang merajalela, termasuk berdirinya restoran-restoran fast food semakin memperburuk pola makan masyarakat Indonesia. Belum lagi, ditambah dengan kebiasaan merokok, minum-minuman beralkohol, begadang untuk clubbing sampai pagi semakin memperburuk derajat kesehatan seseorang.

Evi berpesan, mumpung masih belum sakit, akan lebih baik jika kita memulai hidup sehat dari sekarang. Sebab, akan lebih baik jika memulai hidup sehat sebelum sakit, daripada sakit dahulu baru hidup sehat. “Dengan hidup sehat mulai dari sekarang, tidak hanya menjaga tubuh tetap sehat, tapi juga meningkatkan derajat kesehatan kita,” katanya berpesan.

Mulai dari sekarang, perhatikan pola makan kita. Menjaga agar makan makanan yang sehat dan bergizi, menghindari fast food, makanan instan, makanan kaya MSG, mengurangi gula, khususnya gula buatan, mengurangi garam, menghindari rokok dan minuman beralkohol, mengonsumsi cukup air putih, sayur dan buah, olahraga secara teratur, istirahat teratur, melakukan manajemen stress dengan baik. 

Menjaga agar tetap berperilaku bersih dan sehat. Seperti selalu mencuci tangan dengan sabun. Ini perkara mudah sebenarnya, tapi nyatanya banyak yang tidak melakukan. Jangankan orang yang berpendidikan rendah, orang yang berpendidikan tinggi pun kadang tidak mencuci tangan setelah melakukan kegiatan dan sebelum makan.

Menggosok gigi sebelum tidur dan sesudah makan juga banyak yang meremehkan. Bahkan, sekelas mahasiswa dengan intelektual yang bagus pun kadang bersikap seenaknya. Padahal, kesehatan mulut adalah awal dari segalanya. Seseorang bisa terkena stroke gara-gara giginya berlubang. Bahkan, dari banyak kasus migrain, ternyata sebagian besar terjadi bukan karena gangguan saraf, melainkan karena kasus gigi berlubang yang disebabkan tidak menggosok gigi dengan teratur.

Selain hal itu, bagi mereka yang berumur di atas 40 tahun dan tidak pernah pemeriksaan kesehatan, apalagi dengan berbagai faktor risiko penyakit dianjurkan untuk segera melakukan cek kesehatan rutin. Meski sepele, kebiasaan-kebiasaan sederhana itu ternyata bermanfaat bagi kesehatan kita. “Jadi, jangan sebel dulu, kalau ada yang mengingatkan kita untuk selalu melakukan pola hidup yang bersih dan sehat. Sebab, dengan begitu kita menjaga kesehatan melalui hal-hal yang kecil. Lakukan kebiasaan dan perilaku hidup sehat mulai dari sekarang. jangan tunggu sampai sakit”, imbuhnya.

(jr/wah/ad/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia