Sabtu, 23 Jun 2018
radarjember
icon featured
Radar Jember

Dishub Akan Pasang Portal Kendaraan

Sabtu, 24 Feb 2018 19:01 | editor : Dzikri Abdi Setia

Dishub Jember, Portal Kendaraan, Gumukmas,

Konflik antar warga Desa/Kecamatan Gumukmas dengan lima perusahaan yang ada di desa tersebut akhirnya mendapatkan titik terang. Pihak perusahaan dan warga menyepakati adanya portal pembatas lebar dan tinggi kendaraan di kawasan tersebut.

Kesepakatan tersebut terjadi berawal dari rasa keberatan warga lantaran lima perusahaan yang ada di desa mereka tidak menepati janji yang sudah disepakati. Warga yang jengkel akhirnya memasang portal lebar jalan.

Kemarin siang, di Kecamatan Gumukmas, perwakilan warga, lima perusahaan, Forkopimka, dan Pemerintah daerah duduk bersama. Mereka tidak membahas permasalahan konflik yang terjadi, melainkan mencari solusi atas konflik tersebut.

Prosesnya memang cukup panjang, ada beberapa perdebatan alot antara warga dan pihak perwakilan pengusaha. Kendati demikian, jalan keluar ditemukan. Mereka telah sepakat, ada portal pembatas lebar dan tinggi kendaraan di daerah tersebut.

Muhammad Zainudin, pengacara masyarakat menuturkan, kesepakatan tersebut sudah final. Pihaknya dan masyarakat tinggal menunggu realisasi pemasangan portal yang akan dilakukan oleh pemerintah.

Dalam hal ini, Dinas Perhubungan Jember akan turun langsung untuk pemasangan portal pembatas lebar dan tinggi kendaraan. “Namun, sambil menunggu realisasi portal, sementara yang dipasang warga beberapa waktu lalu tidak boleh dilepas,” katanya.

Dia menambahkan, kesepakatan tersebut memang sudah menjadi keinginan masyarakat. Lima perusahaan yang ingkar janji untuk melakukan perbaikan jalan tidak bisa seenaknya mengangkut barang menggunakan kendaraan yang melebihi tonase jalan kabupaten itu.

Selama ini, lima perusahaan yang ada di desa tersebut selalu menggunakan kendaraan jenis truk fuso dan gandeng untuk mengangkut barang-barang mereka. “Padahal, itu jalan kabupaten, dan ada aturannya. Dengan kesepakatan ini, mereka harus menyesuaikan kendaraan angkut mereka,” tuturnya.

Sementara itu, Leon Lazuardi, Kabid Lalulintas Dinas Perhubungan Kabupaten Jember menyambut baik kesepakatan tersebut. Pihaknya bersedia membangun portal pembatas lebar dan tinggi kendaraan di lokasi yang juga sudah disepakati oleh masyarakat.

Dia menuturkan, lokasi yang disepakati oleh masyarakat untuk pemasangan portal adalah di pertigaan Mayang. “Sudah ada kesepakatan dari kedua belah pihak. Mereka meminta kami yang melakukan pemasangan portal,” katanya.

Dalam hal ini, keinginan dari masyarakat sudah terpenuhi, yaitu adanya portal pembatas lebar dan tinggi jalan. Tinggal pihak pengusaha saja yang perlu menyesuaikan diri agar mengikuti aturan yang sudah ada.

Dengan demikian, mau tidak mau pengusaha harus mengikuti kesepakatan yang sudah dibuat. “Saya kira kembalikan ke aturan. Kendaraan yang boleh melintas di jalan kelas III ya kelas tiga. Jelas mereka juga ada KIR yang di situ juga ada keterangannya,” tutupnya. 

(jr/mar/wah/das/JPR)

 TOP
©2017 PT Jawa Pos Group Multimedia